
Maafkanlah aku, atau hukumlah aku. Aku tak bisa menghentikan air mataku meskipun langit terlihat biru dan hujan telah usai. Maafkanlah aku, berilah aku petunjuk pelangi dan aku akan menjadi lebih baik lagi sesudahnya. Aku berjalan sendiri dan kakiku terasa sakit, dimana jemarimu yang selalu mengunci jemariku? Aku terjatuh dan dunia menertawakanku, dimana engkau yang terbiasa menepuk pundakku dengan lembut tanganmu? Mungkinkah engkau sedang bersemayam di Surga yang sering engkau ceritakan? Tentu saja engkau pasti ada di sana. Kirimkanlah aku sepotong maaf itu dan aku akan melanjutkan semuanya dengan baik. Kirimkanlah sepotong maaf itu dari Surga.....Todos os Direitos Reservados
2 capítulos