Story cover for VERLEDEN  by WDenim
VERLEDEN
  • WpView
    LECTURES 82
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 82
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement juin 16, 2017
(Cerita berasal dari dunia nyata)

"Apa yang paling menyakitkan dalam hidup ini ayah?" tanya seorang anak perempuan berumur 14 tahun

"Yang menyakitkan dalam hidup? sepertinya berharap pada manusia adalah hal yang benar-benar menyakitkan. Sebetulnya ini pertanyaan yang sulit tuk dijawab, mungkin sekarang kau tak akan terlalu paham akan itu, nanti dunia akan menjelaskan rasa pahit dan sakit dengan caranya sendiri"

Ali nama ayah itu, memandang heran. Menghela nafas dan mendekatkan diri dengan anak perempuannya.

"Nak.. Apapun yang terjadi saat dunia mencoba menjelaskan semua rasa itu, anak ayah gak boleh nangis, gak boleh mundur, gak boleh cengeng, anak ayah kan kuat, ya gak? cantik kaya siti nur haliza hahaha.."

Goda Ali memeluk anaknya dengan erat.

"Ih ko disamain sama siti nur haliza, aku kan pacarnya justien bieber" Protes anak perempuannya itu, matanya memicing melipatkan keduatangan nya didepan dada.

Kemudian mereka tertawa lalu kembali bercengkrama membahas hal-hal ringan dan tak terlalu penting, seperti membicarakan kucing tetangga yang melahirkan sembilan ekor sekaligus.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter VERLEDEN à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#847keyakinan
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Rumah ke Rumah, écrit par _bieyraa
8 chapitres Terminé
Alira Keisya Maheswari lahir di tengah kehilangan, saat dunia kehilangan separuh langitnya. Ibunya meninggal tepat saat ia lahir, membuat hidupnya tak pernah benar² utuh. Ayahnya, Reinaldi Maheswara, hanya datang sekali. Alira tumbuh bersama neneknya, sosok yang menjaga nama "Maheswari" agar cucunya tak kehilangan segalanya. Tapi kasih sayang nenek tetap tak mampu mengisi ruang kosong di hati Alira. Sejak kecil, ia rindu sosok ayah yang jarang hadir Ia belajar berjalan tanpa dituntun, tumbuh menjadi gadis cerdas dan manis, namun tetap merasakan ada ruang kosong dalam dirinya (ayah). Reinaldi terlalu takut menghadapi kenyataan bahwa ia harus membesarkan anak perempuan yang wajahnya mirip dengan mendiang istrinya. Ia tak pernah mengirim kabar, bahkan tak memberi tanda bahwa ia peduli. Alira tumbuh, tapi hatinya tetap hampa. Dia menunggu ayah yang tak datang. Setiap rasa sepi datang, ia berharap ada tangan yang menggenggam, namun yang hadir hanya keheningan. Hingga suatu hari, sebuah amplop tua tiba. Surat dari ayahnya.. akhirnya sampai, meski terlambat. Di dalamnya tertulis kalimat yang mengubah segalanya: "Anakku, putriku, ratuku." Kalimat sederhana yg mampu menjawab segala pertanyaan yang selama ini digantung. Alira sadar, meski ayahnya tak sempurna, surat itu adalah bentuk cinta yang tertunda namun tulus. Ternyata, ada cinta yang tak pernah berhasil terucap. Alira belajar: beberapa luka cukup dikenali, dipeluk, lalu dilepas perlahan. Ia berhenti menunggu, bukan karena kecewa, tapi karena akhirnya mengerti. Kehilangan itu sudah cukup lama bersamanya, dan kini ia bisa berdamai. Ia memang tak punya kenangan, tapi punya nama. Nama yang penuh doa, ditulis dengan air mata, lahir dari cinta yang rumit. Nama yang menjadi kisah tentang perpisahan, ketakutan, dan keberanian untuk melangkah maju. Alira tak lagi menoleh ke belakang. Ia melangkah ke depan, membawa cahaya dari langit yang dulu pernah menghilang, tapi kini menyapanya dari kedamaian. Dan itu sudah cukup.
Hati Yang Retak || Alwi Assegaf [End]✔, écrit par Veronika_Dina
43 chapitres Terminé
Rahadian Ilham Alexander, Ia adalah anak dari pasangan David dan Olivia. Ia juga punya 1 adik. Ia adalah anak yg murah hati, yg selalu tersenyum dalam keadaan apapun & selalu kuat menahan segalanya. Ia bisa dibilng hidup bahagia, hanya saja Ia tak prnah merasakan bgmna rasa bahagia yg sesungguhnya Ia merasa sgt sedih karna ayahnya membencinya, Ia tak tau mengapa ayahnya membencinya tpi yg Ia tau pasti ada alasan mengapa ayahnya membencinya. Ia tidak mau bertanya pada sang ayah, Ia akan membiarkannya smpe sang ayah memberitau suatu saat nnti. Yah, walaupun Ia sangat penasaran & ingin tau Namun suatu hari, terungkap suatu kebenaran yg mmbuat hati Ilham hancur. Ia sgt berharap bahwa kebenaran itu tak benar, tapi ternyata itu mmg benar. Dunianya benar² hancur "Kamu tak pantas jadi anakku, kamu seharusnya tak terlahir. Kehadiran kamu hanya membuat semua org susah" - David Alvineo Alexander "Jgn dengarkan papah nak, papah cuma lgi emosi aja karna sibuk terus. Kerjaan dikantornya selalu numpuk soalnya" - Olivia Amelda Maharani "Kak, apapun yg kk lakukan Gilang bakal dukung kk terus, jadi jangan pernah merasa sendiri ya kak" - Gilang Saputra Alexander "Gua ada buat lo Ham, walaupun gua tau hidup lo sempurna karena gua gk mandang² klo berteman" - Ajeng Valenia Ardarson "Ilham cuma mau hidup bahagia sama keluarga termasuk papah, itu aja udh cukup. Apa Ilham ga bisa dapat harapan itu?" - Rahadian Ilham Alexander Bgmna kisah Ilham? Apa alasan ayahnya membencinya? Sampai kapan sang ayah terus bersikap bgtu pd sang anak? Dan kebenaran apa yg terungkap itu? Penasaran? Lgsg aja baca ya, jan lupa divote, komen & follow akun aku yaa Loveyou all
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Alisa's Story  cover
CALVINO ALEXANDER. ( Tempat Pulangg Alisha ) cover
Diantara mereka cover
Rumah ke Rumah cover
ANDAI AKU BISA  cover
aku atau dia? || Fenly Un1ty || cover
Twelve Hearts Under One Roof cover
Full Of Scratches cover
Hati Yang Retak || Alwi Assegaf [End]✔ cover
Angkasa dan Cerita cover

Alisa's Story

6 chapitres Terminé Contenu pour adultes

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee