NATA & RAGA [ON REVISI]

NATA & RAGA [ON REVISI]

  • WpView
    Reads 784
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 16, 2017
Sebab, jika memang benar ada cinta. Tak mungkin ada 2 nama tinggal di dalam satu hati yang sama. "Gue benci sama lo Raga. Benci. Bahkan jika seluruh dunia memihak gue lebih baik lo musnah aja dari hadapan gue!" -Natasya Vina Dewira. "Maaf Nat. Maaf udah jadi cowo paling bajingan yang udah nyakitin lo. Semoga ini jadi yang terbaik, karna gue udah gak punya pilihan lain" -Raga Febriand. NB : Jangan pernah menyesal meninggalkan berlian hanya karna sebuah emas. # Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaa dikolom komentar dan Votenya!! Jadilah pembaca yang nyata;)
All Rights Reserved
#605
raga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAIN
  • I Love You
  • ANOTHER MEMORIES (END)
  • Love and Lust {EUNKOOK} - COMPLETED
  • Nada Nadiku 3
  • Vivi Nireesa (Completed)
  • Restu Tuhan
  • Stupid Love [END]
  • Only You [Slow Update]
PAIN

"Mengalami sebuah patah hati untuk pertama kalinya karena mencintai Dava Milano terlalu dalam. Aku yang tidak peduli batasan dalam mencintainya. Hal itu yang membuatku terpuruk pada sebuah jurang yang dalam, enggan keluar. Lalu, dia datang, menawarkan bantuan. Dia Nata Dirgantara, sosok dengan berjuta sifat yang tak bisa kutebak. Akankah hatiku luluh padanya?" ~ Alya Dilanova "Aku masih peduli padanya, Aku masih mencintainya. Karena kebodohanku menyalahartikan rasa, karena keputusan yang ku buat tanpa pikir panjang, disinilah aku sekarang. Menyesal berkepanjangan. Dan sekarang, dengan rasa yang masih sama, aku akan membuatnya jatuh cinta, untuk kedua kalinya." ~ Dava Milano "Aku mengingatnya, dia menyebutku seorang penguntit karena sebuah kesalahpahaman suasana. Pertemuan sederhana, namun terpatri dalam rasa, karena aku sadar. Aku mulai mencintainya." ~ Nata Dirgantara

More details
WpActionLinkContent Guidelines