Jingga Dipelukan Senja

Jingga Dipelukan Senja

  • WpView
    Reads 3,579
  • WpVote
    Votes 637
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dia menjagaku tanpa henti, melindungiku tanpa pernah berganti. Mesti tak pernah ada kata cinta dihati, namun dirinya buatku berarti. Kejujuran sikap dan perlakuannya buat diri ini dihargai. Dibandingkan dengan yang lain dia selalu mengisi hari. Berpisah dengannya tak pernah terlintas dimemori, karena hadirnya sudah terlalu terbiasa dihidup ini. Bersyukurnya tak pernah pula dia pergi dari sisi, dia bangun benteng tinggi hingga tak ada lagi yang memasukki. Menjadikan istimewa diri ini. Hanya saja tak pernah ku tahu, apakah arti hadirku untuknya? Rasa seperti apakah yang dia gariskan untuk hubungan ini? -------------- Selamat membaca semuanya. Selamat menikmati dunia yang saya coba bagikan. Saya harap siapa pun kalian yang membacanya dapat mengambil pelajaran dari apa yang saya coba bagikan. :-)
All Rights Reserved
#45
iceboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Paper Hearts
  • Antara Bulan dan Bintang
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • DENTING  [Revisi]
  • AURORA
  • Anggara �✔
  • You are in my past and my future [END]
  • moonlight and stars
  • THANK YOU KA

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines