Story cover for MOONLIGHT by Nasyasaradita
MOONLIGHT
  • WpView
    OKUNANLAR 1,009
  • WpVote
    Oylar 162
  • WpPart
    Bölümler 30
  • WpView
    OKUNANLAR 1,009
  • WpVote
    Oylar 162
  • WpPart
    Bölümler 30
Tamamlanmış Hikaye, İlk yayınlanma Haz 16, 2017
Story ini menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswa London yang tidak bisa move on dari gebetannya semenjak remaja. Tanpa disadari dia bertemu kembali gebetannya di New York. Kali ini gebetannya itu semakin tampan, tinggi dan sangat tampan dan pandai. Hingga membuat wanita itu sangat menyukainya. Tapi kali ini pria itu berubah drastis. Dari yang awalnya kejam, garang dan dingin hingga berupah menjadi baik, bijak dan romantis. Mereka berdua pun dipertemukan kembali di Bandung dan memulai hari dari nol.


Karya :Nasya Saradita

"Parents Strongly Cautioned"

Mau tau lanjutannya?
Ayo! SAVE story ke library SEKARANG JUGA! dan jangan lupa juga kasih VOTE dan COMMENT kritik dan kesalahan yang ada dalam story ini.
JANGAN COBA JIPLAK YAAA! 

*Terimakasih*
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun MOONLIGHT kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#119clbk
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
[COMPLETED] 7 Days cover
My First Experience cover
KAZUNA cover
MY HANDSOME WOMAN ( I LOVE YOU ) cover
Saved Lies cover
OUR BELOVED SUMMER cover
A Wish Upon a Star cover
RUKO With Love [END] cover
Tree Story cover
First LOVE Doesn't Work cover

[COMPLETED] 7 Days

23 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.