Ungkapan Jejak

Ungkapan Jejak

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 8, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Menuliskan cerita jejak-jejak kaki saat bertapak di mediterania ketinggian .... Dimana sikap dan sifat keangkuhan dalam jiwa yg teramat beku .... Seakan membuat jati diri tampak congkak di setiap kehidupan.... Dalam hati kadang berkata "untuk apa aku mendaki, dan apa itu tentang alam" Di situlah terkadang masih merasa bodoh.... Dan suatu kebohongan jika ke-egoisan jiwa itu tertanam dalam-dalam setelah berjejak.... Tetaplah masih tak memahami, bahwa "Tak pernah ciptakan apa-apa dan tak pernah tanamkan apa-apa, hanya masih terlihat bagian terkecil di antara semua saat berada di puncak tertinggi". Berpikir ketika sudah berdiri tegak di tanah - tanah tinggi, saat pandangan ku mengarah ke bawah jauh sana, jiwa ku pun berkata dan menyadari bahwa disana masih terlihat kecil, bahkan aku membayangkan orang-orang disana jika bisa melihat ku berdiri disini hal yang sama seperti aku menatap jauh di bawah sana,...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Yang Benar
  • Semu [Completed]
  • SasuHina - Love Story
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • PAPA BARU UNTUK MAMA ( END ) VKOOK - TAEKOOK
  • Senja Termendung
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 3
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • HATI YANG MERINDU ( THE LOVING HEART )
  • MAHESWARI  (selesai)

Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin kamu semestinya tersenyum, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Tapi untuk menemani kamu kalau kamu butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025 Romance/Adventure/Spiritual/Drama Category : [18+] Pacing slowburn 47 part.

More details
WpActionLinkContent Guidelines