KALIBARU DI BULAN SEPTEMBER

KALIBARU DI BULAN SEPTEMBER

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 20, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hendra seorang photographer sedang mengunjungi kota kecil bernama Kalibaru untuk menulis artikel. Namun, siapa sangka cuaca dikota itu tidak sesuai dengan rencananya. Lalu dirinya bertemu dengan Jani yang merupakan pengelola kedai Kopi. Tetapi keterbatasan waktu membuat keduanya memikirkan kalimat apa saja yang tidak akan terbuang begitu saja, sementara masing-masing diantara mereka dibatasi oleh pekerjaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit di Antara Kita
  • Felicia> Januari With You
  • SENJA YANG KEMBALI
  • Your Smirk ; Jeon Wonwoo [전원우] ✔
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Seorang Pelukis dalam Studio Pelangi
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Cloudside Café
  • Kilas Pesona Diantara Dua Zaman - ARC l

Alya dan Reza adalah dua orang asing yang selalu dipertemukan oleh takdir, seolah semesta punya rencana untuk mereka. Tapi, apakah mereka cukup berani untuk mempercayai takdir itu? Sinopsis: Alya, seorang ilustrator freelance yang bercita-cita membuka galeri seni, memiliki prinsip: cinta itu sementara, tapi impian harus diperjuangkan. Sementara itu, Reza, seorang arsitek perfeksionis yang sibuk mengejar karier, percaya bahwa cinta hanyalah gangguan dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mereka pertama kali bertemu dalam insiden konyol di bandara-Alya terburu-buru hingga menabrak Reza dan menumpahkan kopi ke blueprint pentingnya. Pertemuan yang seharusnya hanya sekilas itu malah jadi awal dari serangkaian kebetulan aneh: bertemu lagi di kafe kecil tempat Alya sering menggambar, naik taksi yang sama karena hujan deras, bahkan akhirnya harus bekerja sama dalam proyek desain sebuah kafe seni. Semakin sering bertemu, semakin mereka sadar bahwa ada sesuatu yang tak bisa diabaikan. Reza yang selalu mengandalkan logika mulai merasakan sesuatu yang tak bisa ia jelaskan. Alya yang selalu menghindari perasaan justru mulai bertanya-tanya, apakah cinta benar-benar hanya ilusi? Namun, ketika masa lalu mulai muncul kembali-Reza dihadapkan dengan wanita yang dulu ia pikir adalah cinta sejatinya, dan Alya harus memilih antara mimpinya atau perasaan yang baru tumbuh-mereka berdua harus membuat keputusan: apakah mereka akan tetap berjalan sendiri-sendiri, atau akhirnya percaya bahwa langit di antara mereka memang menyimpan sesuatu yang lebih besar dari sekadar kebetulan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines