When You Tell Me

When You Tell Me

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu - Kahlil Gibran ----- Itulah yang coba dipahami oleh ketiga sahabat ini - Avi, Karen, dan Yulia. Hidup dalam satu kontrakan yang sama, secara tidak langsung mereka menjadi sahabat yang saling berbagi dan saling membutuhkan. Avi Sienna Karim, dengan sikapnya tegas menjadikan ia lebih dewasa dari kedua temannya. Karenina Amman, gadis cuek yang selalu jujur dengan perasaannya. Yulia Halim, gadis oriental yang sedikit manja, menjadi pelengkap persahabatan mereka. Hanif Rashid, kapten tim sepak bola sekolah yang menjadi idola. Gilang Rashid, ketua OSIS yang egois. Maulana Rizki, fotografer majalah sekolah yang kalem. Merekalah yang kemudian turut mengisi pasang-surut persahabatan tiga gadis itu. Dan pada hakikatnya setiap hubungan akan mengalami cobaan. Sahabat tidak hanya untuk belajar saling mengerti, tetapi juga bagaimana untuk mampu kehilangan. ----- Saat kau ungkapkan semuanya padaku... Aku tahu semua tak akan sama lagi. Hari-hari kita, perasaan kita. Mungkin, seharusnya kau tak perlu mengatakannya padaku...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Derita Istri Kedua Dosen
  • My Heart
  • Lovekrim Vanilla (TAMAT)
  • awan tak sama lagi
  • Akhtar & Khansa
  • Denial
  • Your Gravity
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • My Story
  • Discovery Of Love (Completed)

Adira Carissa, perempuan kuat menghadapi masalah yang terus terjadi pada kehidupannya. Adira adalah seorang mahasiswa, hidupnya serba mewah. Tetapi, saat perusahaan papahnya bangkrut karena ada salah satu karyawannya korupsi membuat perusahaan orang tuanya pun hancur. Apa lagi, kondisi papahnya yang sudah semakin buruk. Papahnya hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit saja, Mamahnya lah yang selalu menemani papahnya itu. Entah, sampai kapan masalahnya ini selesai. Adira ingin seperti dulu lagi, selalu di manja oleh kedua orang tuanya. Setiap hari main bersama teman-temannya, tak kenal waktu untuk bersenang-senang sampai larut malam. "Apa alasan bapak menuruti keinginan istri bapak itu untuk menikah lagi?" tegur Adira ingin tahu apa alasan dosennya itu menuruti keinginan istrinya untuk menikah lagi, yang dirinya tahu tidak ada satu pun seorang istri yang mau di madu oleh suaminya sendiri. "Karena saya sangat mencintai istri saya, saya nggak mau kehilangan dia." Arya hanya tak mau kehilangan perempuan yang dicintainya, dirinya akan melakukan cara apa pun untuk istrinya. "Ternyata Pak Arya memang sangat mencintai istrinya sendiri," batin Adira tak menyangka kalau dosennya memang benar-benar cinta dengan istrinya. "Bagaimana dengan kamu? Mau menikah dengan saya atau tidak? Kamu tidak kasihan dengan papah kamu itu?" tegur Arya ingin tahu apakah gadis itu menerima tawaran dirinya ataukah tidak, dirinya tahu kalau gadis itu pasti akan menerima tawaran dirinya ini. "Ok, saya mau. Saya melakukan ini untuk orang tua saya," sahur Adira hanya pasrah bahwa dirinya menerima tawaran dosennya itu, dirinya terpaksa melakukan ini semua hanya untuk papahnya saja. "Iya tahu, kita melakukan ini semua untuk kebahagiaan orang yang kita sayangin. Sekarang sudah waktunya pulang, saya mau ajak kamu ke rumah istri saya." Arya ingin mengajak gadis itu untuk pulang ke rumah istrinya, agar dirinya bisa memperkenalkan gadis itu dengan istrinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines