Story cover for FUCK SIN by SugaR4tn4
FUCK SIN
  • WpView
    Reads 718
  • WpVote
    Votes 371
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 718
  • WpVote
    Votes 371
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jun 18, 2017
Mataku tertawan oleh pesona wajah rupawan di perempatan lampu merah, memanfaatkan si jeda menit untuk mencuri pandang seorang Arjuna dari kaca jendela mobilku. Inilah Langkah awal bunga kehidupan duniaku bertolak, sejak keindahan dirinya memadati pikiranku yang merangsek masuk tanpa patuh, di situlah timbul 'tekad bulat nekat bermunajat' untuk menyelami kehidupannya dengan sedikit kegilaanku.

                            ~*~*<>~*~*
All Rights Reserved
Sign up to add FUCK SIN to your library and receive updates
or
#867poem
Content Guidelines
You may also like
The Case  by kdlzzz
39 parts Complete
Laki-laki itu menengadahkan kepalanya, menatap langit malam yang pekat tidak berbintang, tampak kelam dan bagai dihuni kejahatan. disampingnya, duduk seorang gadis berjas dokter lengkap dengan stetoskop tergantung dilehernya, ikut mendongak mengikuti arah pandangan Jungkook. "kau tau kenapa langit begitu gelap malam ini? tak ada bintang yang menghiasinya seperti biasa." Jungna menurunkan kepalanya, berhenti menatap keatas berganti pada laki-laki yang kini juga menatapnya. "karena dunia juga dipenuhi kegelapan." jawaban itu keluar dengan lugas tanpa ada hambatan dari bibir Jungkook. si gadis tercenung,"kenapa kau mengatakan hal itu?" tanyanya penasaran. "kau bertanya padaku, jadi itulah jawaban menurut ku." dengan anggukan kecil Jungna merespon, namun ketidak puasaan belum timbul dihatinya. "alasanmu itu tidak cukup untuk meyakinkanku." Jungkook menyandarkan punggungnya pada tembok bangunan minimarket, tangannya mengangkat sekaleng minuman soda dan kemudian meneguknya. gadis itu tampak sabar menunggu repond dari laki-laki tersebut. hingga cairan mengigit lidah itu menghilang dari mulutnya, Jungkook tak kunjung menjawab, dia justru berdiri yang spontan diikuti Jungna. "yak! kau mau kemana jungkook-ah? apa alasanmu mengatakan kalau dunia ini dipenuhi kegelapan." "kau seharusnya sudah tau Jungna-ah, dunia memang dipenuhi kegelapan, banyak makhluk yang berpikiran picik yang tinggal didalamnya. dan kau bisa menganggapku salah satunya." ia terdiam dengan ekspresi bingung, Jungkook tersenyum tipis kemudian kembali melanjutkan perkataannya. "kasus yang sering terjadi, menimpa banyak orang dan memakan banyak korban. satu orang dapat melenyapkan banyak nyawa, dan dibalik kejadian mengerikan itu, ada beberapa kelompok yang hidup tergantung padanya." "siapa?" tanya Jungna semakin dibuat penasaran. "aku, mereka, dan juga kau." ~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~- Cerita FANFICTION. cast : Jeon Jungkook menggunakan bahasa baku. Start= 23-april-2020
You may also like
Slide 1 of 10
Butterfly At The Last Gasp  [JILID I] ✅ cover
Crazy Couple [End] ✔ cover
Taehyung Hwaiting! - [End] cover
Semesta [TERBIT] cover
Rain And Red Umbrella [ JJK - JEH ] #END cover
The Case  cover
Pieces of Light  cover
PARADIGMA  cover
Love Yourself, Park Jimin ✔ cover
Satu Bait Tentang Hidup cover

Butterfly At The Last Gasp [JILID I] ✅

19 parts Complete

[COMPLETE - PRIVATE] Ini sebuah kesalahan hidup. Kupu-kupu yang tersesat dalam lingkaran setan, duri-duri yang menghimpit menghancurkan sayap lalu tinggal menunggu kematian. Cerita dimana kau tak mengetahui dimana musuh yang sebenarnya. Dramatis, tragis, romantis, penuh konflik masa lalu, dendam bahkan airmata bercampur haru didalamnya. Kehilangan arah, goyah, bahkan runtuh menguar semakin jelas... Masa lalu yang penuh rahasia, orang-orang yang tersakiti atas cinta, takdir yang seakan mempermainkan, harta yang menjebak dalam lingkaran pengkhianatan, pembalasan atas kematian orang tersayang, persaudaraan yang mengerus perasaan, cinta-cinta yang tak terbalaskan, kematian-kematian yang direncanakan, bahkan dendam keluarga yang mengakar sampai menghancurkan perasaan. Semuanya terpadu menguatkan pikiran bahwa dunia terlalu sempit untuk melibatkan mereka dalam penderitaan kesakitan yang tak terkira. Manifestasi cinta yang membuatnya kelimpungan. Dapatkan semua orang mendapatkan kebahagiaan sebagaimana mestinya? Entah, hanya waktu yang mampu menjawab segalanya, bahwa dunia terlihat tak adil bagi orang yang tak mengerti dunia. Semuanya akan terkuak pada akhir cerita. Regard ©2015