BS (1) - Today

BS (1) - Today

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 23, 2017
"Ma, aku mencintainya, sangat." Bisa Fera liat mata anaknya itu berkaca kaca. Namun tidak banyak yang bisa di lakukannya sebagai ibu dua anak itu. "Yang kamu harus lakukan hanya memaafkan,Fay. Memaafkan apa yang sudah terjadi." Ibunya menasihati. "Apa mama tau, rasanya aku seperti kehilangan diriku ketika aku tau saat aku bangun dirinya ditakdirkan bukan untukku." Satu tetes air mata jatuh ke pipinya. Mukanya memerah karena menahan tangisannya dari tadi. air mata jatuh ke pipinya. Mukanya memerah karena menahan tangisannya dari tadi. "Fayanna." Gadis itu langsung membalikan badannya. "Cukup Fayanna." "Ma Aku pernah mencoba menghapus bayangannya dari hidupku. Tapi senyumnya selalu saja menjadi hujan deras bagiku. Yang membuatku jatuh, tanpa harus tersandung terlebih dahulu."
All Rights Reserved
#35
break
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • INSECURE LOVE (END)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • BARA POSSESSIVUM
  • Vericha Aflyn ✔️
  •  CHANGE ME ✓
  • YEON ^26^
  • Bahagia & Luka (END)
  • FRIEND ZONK

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines