Bara Renjana

Bara Renjana

  • WpView
    Reads 374
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
Yogyakarta, Juni 2040 Keadaan kota lambat laun makin padat. Kemacetan terjadi dimana mana. Jalanan seakan tak mampu menopang mobil dan motor yang jumlahnya kian membludak. Ketimpangan sosial semakin melebar, indeks gini semakin meninggi. Hotel yang gagah semakin banyak berdiri memenuhi inci demi inci pusat kota. Permukiman kumuh tak ubahnya pemandangan ironis yang berkebalikan dapat dilihat di beberapa penjuru kota. Pasokan air bersih semakin menipis. Hotel - hotel mencoba memakai air artesis. Simpanan air tanah semakin berkurang. Depresi tanah pun mulai terlihat. Namanya Bara. Dia adalah sosok pemuda yang baru menamatkan pendidikan dirgantaranya tiga Minggu yang lalu. Dia seorang pilot muda. Dia memiliki orang tua yang tinggal di Jakarta. Dia punya simpati dengan kota ini. Dia miris melihat pemandangan Kota Yogyakarta dari atas. Bagai kota dengan banyak pencakar langit yang punya pemukiman kumuh, sungai yang kotor, dan sampah yang berserakan di jalanan. Dia ingin mengubah kota ini menjadi lebih baik. Namun, dia bingung bagaimana caranya. Juli 2040 Satu bulan berlalu, sebuah bencana besar menimpa kota. Sebuah ledakan besar yang entah darimana terdengar. Seluruh kota ambles ke dalam tanah. Langit biru tak terlihat. Hanya pemandangan hitam di atas mereka. Oksigen mulai berkurang. Apakah ini kiamat? Tentu, bukan. Genre : Fiksi Ilmiah, SubMisteri
All Rights Reserved
#81
wiaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Yang Tak Terobati [TERBIT]
  • My Duchess / End
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Dusk in the city memories
  • Destination: Jakarta 2040
  • ETERNAL SWORD
  • When You Left Again (Selesai)
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi

[JUARA 2 FESTIVAL MENULIS NOVEL Season 5 FAZA CITRA PRODUCTION] 🕊 Ia datang, hadir di dalam kehidupannya di antara kabut yang menyelimuti dan dinginnya malam yang menggigit. Bagi Firmansyah, seorang internis yang kehilangan cahayanya semenjak dua tahun lalu, Nisa adalah bintang kejora dari banyaknya bintang-bintang yang menggantung di atas cakrawala tiap malamnya. Dan, bagi Nisa, dipertemukan Firmansyah adalah obat yang paling ampuh di tengah sakitnya yang kerap kali mendera. Menekuk tubuhnya. Namun, siapa sangka, keduanya harus dihadapkan dengan seorang wanita yang pandai bersandiwara di depan kamera, tapi tajam menancapkan sebilah pisau di belakang layar. Ini tentang cinta yang memilih untuk menetap meski pemilik hatinya telah pergi, tentang detak yang tetap dijaga, meski janatungnya tak lagi berdetak di pelukan yang sama. Hingga senja di suatu sore yang menenggelamkan cahaya meninggalkan tanya, "Masih bisakah cinta pulang, bila rumahya tak lagi ada?" (ROMANCE-MEDIC) 🌷🌷🌷 "Dia rumah, kuakui memang tidak sempurna. Jiwanya berteriak di atas ketidakberdayaan tubuhnya, lisannya selalu tertahan kala menyuarakan keadilan. Tapi, bersamanya tangisanku luruh di dalamnya." ©gardeniaja_

More details
WpActionLinkContent Guidelines