My Love Mr. Vampire

My Love Mr. Vampire

  • WpView
    Reads 890
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 26, 2017
Ceritanya tentang vampir yang ngga serem tapi ganteng, ngga mematikan, ngga minum darah. Tapi sebagai ganti darah agar tetap hidup dan mempunyai energi, kaum vampir ini harus melakukan ciuman. -19 Juni 2017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Bloodlist Rebellion [END]
  • My Romance Vampire (End)
  • Prince Vampire [END]
  • Aaric's Bride : Pengantin sang Vampir : Fantasi Romansa
  • BATAS KEMATIAN
  • I Love a Vampire -KTH (END)
  • Vampire Fall In Love
  • Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap]

Fantasy-werewolf "Apakah setiap serigala memiliki mate dari kaumnya sendiri?" Tanyanya. Dahi Arnold berkerut. "Tidak juga, ada beberapa dari mereka yang memiliki mate dari seorang manusia bahkan yang paling ekstrem dari bangsa vampire, meski hal itu sangat jarang terjadi-tunggu!" Arnold menegakkan tubuhnya. "Kau sudah menemukan mate-mu?" Tanya Arnold. Gabrielle terdiam, dalam hatinya tengah bergejolak. Arnold terkekeh. "Bagus kalau begitu, kau menemukan mate-mu lebih cepat, dibandingkan aku yang belum menemukannya. Kau bisa menghisap darahnya untuk bertahan." Kekehnya. "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle tiba-tiba membuat Arnold tersentak. "Mengapa?" Tanya Arnold. "Bukankah kau butuh dia untuk tetap hidup sebagai vampire?" "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle mengulang, membuat Arnold menyeringai. "Tentu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines