We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Why?
  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku sayang kamu.." Elizabeth menatapnya penuh cinta. Dengan emosi, lelaki itu mengacak rambutnya, dan menghembus nafas asal, "Aku tahu, tapi... ada satu hal yang ganggu pikiran aku.." "Nggak ada salahnya untuk coba kan?" -- Cerita tentang dua remaja yang saling mencintai, menyayangi. Seperti perangko yang menempel rekat pada amplop, mereka tak bisa di pisahkan. Namun sangat di sayangkan, ada satu hal yang menghambat kisah cinta mereka. Hari demi hari yang mereka jalani dihabiskan untuk berpikir. Akankah mereka bersatu? Melupakan semua masalah yang ada, dan hidup bahagia? Bisakah mereka bahagia? -- "I might be okay... But I'm not fine, at all....."
All Rights Reserved
#308
kiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • DEPRESSION (눈물병) - EXO [finished]
  • Side Chick ✅️
  • Penantian
  • KITA DAN SEMESTA
  • Reach The Heart
  • Warm In The Arms ✔
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Enough

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines