She Is My Yaga

She Is My Yaga

  • WpView
    Bacaan 52
  • WpVote
    Undian 23
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Jul 22, 2017
WpInfo
Fiksyen
Romantika
"Bagaimana jika suatu hari kamu tidak lagi dalam jangkauan pandang mataku?" -Yaga. "Tidak dalam jangkauan mata bukan berarti aku hilang, bisa saja aku ada dibelakangmu, menjadi bayanganmu" -Aruna. "Tapi, kenapa harus dibelakang? Ketika kita bisa berjalan berdampingan" -Yaga. "Yaga, aku tidak akan selalu ada untukmu aku tidak akan selalu bisa berjalan berdampingan denganmu, tapi jika kamu mulai takut berjalan sendiri berbaliklah, larilah padaku karna aku tepat di belakangmu" -Aruna
Hak Cipta Terpelihara
#2
yaga
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Stranger | Orine
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Silent Scars | Orine
  • ARIANA
  • DikaRanggi
  • Junara
  • Time Release
  • Triangle 2

Saat dua orang pernah begitu dekat, berbagi tawa dan juga cerita, tetapi seiring berjalannya waktu, jarak menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Tanpa disadari, hubungan itu perlahan terkikis oleh kehidupan yang terus berjalan. Keheningan yang canggung saat berpapasan, atau bahkan upaya menghindari satu sama lain, hanyalah konsekuensi alami dari sebuah kedekatan yang tak lagi memiliki tempat. "Berharap ada persimpangan yang kembali mempertemukan kita, bukan suatu yang salah kan?"-Erine. Pada akhirnya, hanya sebuah harapan yang tersisa, berharap pada takdir yang pernah menjauh kan untuk kembali mendekatkan. "Aku berhenti, disaat kamu masih berjalan di arah yang sama" -Oline.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi