My Luna

My Luna

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 8, 2017
"Pernahkah kalian merasa jatuh cinta?" Tanya Luna "......." Luna tersenyum "Kutau,meski tak menjawab pun aku tau itu!" Luna mengambil sebuah buku tebal,lalu membukanya lembar per lembar. Ia menitikkan air mata. "Jika bisa memilih aku ingin tidur selamanya daripada jatuh hati pada tempat yang salah!" Gadis cantik itu menggigit bibir bawahnya. "Aku jatuh cinta pada orang yang salah!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Longer Mate
  • Sore
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • DEVIAN [END]
  • Paper Plane
  • Jejak Waktu [Complete]
  • The Special Class
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Kelas A [End]
  • Student In Love

[End]"Adya, ambilin handuk dong!" "Kok nyuruh mulu sih, emang gue babu lo?!" "Lha, emang bener kan?" ●○●○●○●○ Kala itu, Alino sedang senang-senangnya hidup songong, Alino bahkan berkata seperti ini pada Adya, "Pokoknya kebutuhan Gue harus Lo yang siapin, karena Lo pembantu Gue." Meskipun kesal, Adya tetap tersenyum menanggapinya. Dan ada saat dimana Alino cemburu, ketika Adya lebih senang memperhatikan gebetannya daripada Alino sendiri, karena alasan itulah Alino akan lebih manja lagi. Tapi ada hari dimana Adya menyesal mengenal Alino, karena laki-laki itu menciptakan kisah yang tak Adya suka. ## "Untuk kali ini aja gue mau egois dalam hidup gue, tolong jangan pernah pergi ninggalin gue, Ra." -A "Gue lebih suka cerita cinta yang berakhir bahagia, karena meskipun kedua tokoh itu mengalami masalah, pada akhirnya mereka tetap hidup bersama." -A "Gue gak bisa untuk sekadar nangisin Lo, Lo terlalu jahat untuk Gue tangisin." -E ## Follow instagram »-> @ptr._.heree Copyright©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines