Story cover for SEPI by ArmynHerminus
SEPI
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 20, 2017
Aduk mengaduk kopi
Denting sendok laksana melodi
Kekata kian meninggi
Menelusuri sudut hari

Ada pengap
Hati yang redup
Rasa yang tak sedap
Juga gelisah yang terus menguap

Tiada kabar dari lidah mentari
Sapa dari tengah hari
Juga tiada cinta yang tersaji
Semuanya sepi.

Kupang, 21 maret 2017
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add SEPI to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
The Disappearance of Butterfly by theodorusjodi
25 parts Complete
Entah mengapa semua kejadian menarik yang melibatkan kamu hampir selalu terjadi disaat senja menjelang. Satu hal yang tidak biasa dengan reaksimu ketika melihat seekor kupu-kupu yang terbang melintasi ruang kosong diantara kita berdua. Kamu menutup mata dengan kedua tanganmu melindungi kepalamu dan bergerak kesana kemari seakan mengusir kupu-kupu itu untuk pergi. Aku sempat berpikir, sepertinya ada sesuatu yang membuatmu benci akan satu hal, tapi apa ? Aku hanya melihat seekor kupu-kupu. Memang apa yang salah dengan seekor kupu-kupu ? Tanpa melanjutkan dan mencari tahu lebih dalam lagi, kupu-kupu itu terbang dan begitu juga dengan kamu yang pergi berlawanan dari arah kupu-kupu itu menghilang. Aku teringat ketika teman baikku pernah berkata, "Kamu bisa bebas pergi seperti burung, hanya saja, jangan lupa untuk pulang." Malam ini, langit hampa tak berbintang, dan hal yang paling indah adalah ketika aku melihat tawamu yang disinari oleh cahaya dari api unggun seakan membakar suasana dingin yang diselimuti oleh hawa panas dari api unggun. Aku suka caramu ketika kamu menunjukkan kepada dunia bahwa kamu sudah merasa nyaman, dengan tersenyum sepanjang waktu. Adik, kamu sedang apa disana ? Nampaknya kehidupanmu lebih tenang dari apa yang sedang kakak jalani disini. Aku sedang memiliki banyak masalah, disamping satu hal yang sedang aku pikirkan. Aku lelah. Mau bantu aku untuk mencari jalan untuk bertemu denganmu ? Tapi aku tidak mau membuat papa dan mama sedih dan merasa kehilangan lagi. One day I will sing for you from the deepest of my heart. So please come to me, so I can get your faith and let me be your man. Disaat itu memang aku lebih menghargai mimpi Tapi sekarang, aku lebih menghargai hidup. Kamu tidak perlu lagi untuk takut dengan kupu-kupu, karena aku lebih takut dengan kepergianmu. Pengagum Pembenci Kupu-Kupu, 2017
You may also like
Slide 1 of 10
This Is Not My House  cover
The Last Coffee cover
[END] Sunday Morning cover
-YOU- cover
Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan) cover
The Disappearance of Butterfly cover
Can I have you, Mas  cover
7th Anniversary cover
Rindu Bintang (Selesai) cover
ARSENIO [KEPERGIANNYA]✔️ cover

This Is Not My House

23 parts Ongoing

Mereka menyebutnya sebagai rumah, tapi bagiku ini hanya tempat dimana aku belajar bertahan, bukan tempat untuk aku kembali