Beautiful Lack (HIATUS)

Beautiful Lack (HIATUS)

  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana masa remaja kalian saat SMA? Menyenangkan? Menyedihkan? Atau malah biasa-biasa saja? Hampir semua remaja pastinya punya masa-masa seperti itu saat sekolah di SMA, sama sepertiku yang mungkin sedikit berbeda dari kalian. Aku selalu iri dengan kalian yang menghabiskan masa remaja di sekolah dengan nyaman tanpa beban, walau mungkin materi pelajaran masih menjadi kendala, Tapi justru bukan tentang materi pelajaran yang kumaksud. Kelebihan yang kalian punya yang tentu saja aku tak punya. Aku benar-benar iri sekali. Namun, mungkin memang takdirku yang memang tak diizinkan memilikinya. Percuma saja kalau aku mengeluh, toh aku tak bisa memilikinya. Maka dari itu, bisakah kalian sayangi apa yang sudah ditakdirkan kepada kalian, agar mereka tak meninggalkanmu begitu saja dan malah membuatmu menyesal selamanya. 'Kanya Anandita Mahari' Aku tak perlu susah payah menjelaskan pada kalian. Intinya aku tak akan mau susah payah mencapai yang namanya cita-cita. Mau saja kalian dibodohi dengan namanya harapan. Aku tak pernah menemukannya selama ini. Kalau kalian ingin menyangkal, jangan dihadapanku. Karena aku akan menunjukkan pada kalian apa itu namanya harapan palsu yang selalu kalian sanjung-sanjung itu. Mana ada orang yang harapannya terpenuhi, lihat saja! 'Ares Mahendra Dirgantara'
All Rights Reserved
#98
blind
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zona Delvia (End)
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • We Are One
  • SUNFLOWER (Dari Dua Sisi)
  • All Nonsenses (COMPLETED)
  • Ke Tiga Penjaga Ku
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • YOKO. (BELUM TAMAT WAE.)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • DANADYAKSA

Kisah seseorang yang lama memendam rasa pada orang yang selalu ada dalam kisah hidupnya, selalu ada disetiap ceritanya, dan selalu ada disetiap doa yang dipanjatkan walau hanya menjadi harapan yang belum tentu terwujud atau memang tak akan terwujud "Aku rela ada disetiap cerita pada harimu dan terus berbohong, daripada ku utarakan tetapi kamu harus membenciku" -Delvia Maurin Dirgantara-

More details
WpActionLinkContent Guidelines