Kost-an Pintu Hijau

Kost-an Pintu Hijau

  • WpView
    Reads 47,246
  • WpVote
    Votes 7,647
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 29, 2018
Guitara19 present Day6 ngelokal - Kost-an Pintu Hijau. Hijau adalah salah satu warna yang bisa dibilang menyejukkan mata. "Bapak suka warna hijau. Makanya namanya gitu." "Ibu suka nanem. Tuh liat halamannya kan enak dipandang hijau semua." Penjelasan di atas, merupakan filosofi terciptanya Kost-an Pintu Hijau. Kost-an campuran yang dihuni sepuluh orang dan sebuah keluarga kecil di sebelah kost-an tersebut. (Kumpulan cerita lokal tentang Day6) © Guitara19
All Rights Reserved
#86
wonpil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemuan Singkat ( Xodiac) END ✔️
  • SOMEHOW (DAY6 Fanfiction) [COMPLETED]
  • Keep it SECRET [✓]
  • 𝙆𝙤𝙨𝙖𝙣 𝘼𝙡𝙚𝙣 || 𝙏𝙧𝙚𝙖𝙨𝙪𝙧𝙚『√』
  • {✔} Kost Khusus Pria "TXT"  [ TAHAP REVISI ]
  • Min Yoongi
  • Possessive Bro • Jae
  • Kost Delima Merah [97 Line]
  • KOSAN ENAM HARI
  • Behind The Door #1 [ ✓ ]

Di suatu sore yang cerah, ketika matahari mulai merunduk di ufuk barat, lima remaja laki-laki : Sing, Leo, Wain, Gyumin, dan Davin memutuskan untuk menjelajahi gedung sekolah terbengkalai yang terletak tak jauh dari sekolah mereka. Mereka mendengar desas-desus bahwa tempat itu menyimpan banyak misteri dan kenangan yang terlupakan. Saat mereka memasuki gedung, bau lembab dan debu menyambut mereka. Dinding-dinding yang retak dan jendela yang pecah menciptakan suasana angker, tetapi rasa ingin tahu mengalahkan ketakutan mereka. Saat mereka menyusuri lorong-lorong yang sepi, suara tawa dan obrolan mereka menggema, membuat tempat itu terasa sedikit hidup kembali. Di tengah pencarian mereka, mereka bertemu dengan seorang remaja lain yang ternyata juga tengah menjelajahi gedung tersebut. sosok remaja yang pendiam namun observan, langsung menarik perhatian Sing dengan keahliannya dalam merasakan suasana. Leo yang ceria dan selalu bisa menghibur, membuat suasana menjadi lebih hangat. Mereka pun mulai berbagi cerita dan pengalaman satu sama lain. Sing yang biasanya pendiam, menemukan kenyamanan untuk berbicara tentang hobi menggambarnya. davin, yang selalu bersemangat, menceritakan impiannya untuk menjadi musisi. Wain, yang selalu skeptis, mulai mengungkapkan pandangannya tentang kehidupan. Gyumin, yang humoris, membuat semua orang tertawa dengan leluconnya. Kini, gedung sekolah terbengkalai bukan lagi tempat angker bagi mereka, melainkan simbol dari sebuah awal yang baru, sebuah tempat di mana sembilan remaja, dengan karakter yang berbeda-beda, menemukan satu sama lain dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan, inilah kisah mereka dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines