We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
You Are Mine Ms.Nelson

You Are Mine Ms.Nelson

  • WpView
    Reads 877,158
  • WpVote
    Votes 52,337
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tatapan yang tajam dan gelap itu sangat menusuk mataku. Baru kali ini aku melihat seorang pria yang menatapku dengan tatapan tajam dan penuh kebencian. Ditambah lagi, posisiku sekarang sedang terpojok, pria itu mengunci kedua tanganku ditembok dengan tatapan yang masih sama. Terlihat menakutkan saat melihat mata elang yang tajam itu. "Aku adalah satu-satunya orang yang ingin melemparmu ke peti mati.." Suara serak itu keluar begitu saja dari mulutnya. Aku memejamkan mataku takut dan biar ku tebak, itu adalah sebuah kepuasan tersendiri yang dirasakan oleh pria itu. Aku tahu, tidak ada jalan lain untuk melawan karena pria itu benar-benar sudah menemukam mangsa yang selama ini pria itu incar, yaitu aku. ______________
All Rights Reserved
#324
forever
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ngger adalah vandyku
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Impossible Wish
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • Let Me Love You Please..(completed)
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • AKHIR SEBUAH PENANTIAN
  • AFIKA [ END✔ ]

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines