Izinkan Aku

Izinkan Aku

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 22, 2017
Izinkan aku menatap mata indahmu, mata yang penuh dengan kebahagiaan dan kedamaiaan, mata yang karenanya bisa kurasakan keteduhan di jiwaku walaupun hanya dari kejauhan ku menatapnya. Izinkan aku memelukmu agar bisa ku rasakan kehangatan yang selama ini ku dambakan, walau hanya dalam mimpiku. Izinkan aku menghapus hujan yang mengalir dipelupuk matamu agar bisa kupastikan ada pelangi yang muncul setelah itu karena bagiku kesedihanmu adalah kehancuran bagiku dan kebahagiaanmu adalah kebahagiaan terbesarku. Izinkan aku melakukan itu semua karena dengan itu aku bisa merasakan hal yang selama ini kucari, yang selama ini kudambakan, yang selama ini ku impikan karenamu hidupku lebih terasa indah dan berarti. Ini kisah cintaku yang hanya bisa mencintainya dari kejauhan, menyayanginya dalam diam. Perasaan cinta yang hanya bisa ku simpan rapat-rapat dalam hati karena kutau cintaku ini takkan pernah bisa terbalaskan olehnya. ~EvanPramudiaPratama~
All Rights Reserved
#4
bacabuku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Oktober kelabu
  • Sexy Daddy
  • Dreams Come True [END]

" Aku tidak pernah memikirkan kehidupan percintaanku seperti apa yang akan aku jalani dimasa mendatang. Sebelumnya, aku pernah memiliki kisah cinta jauh sebelum aku mengenalmu. Yah.. kamu selalu membahasnya dan mengungkit wanita-wanita itu. Aku mungkin terlihat seperti pria brengsek yang selalu bermain dengan wanita. Asalkan kamu tahu Call, aku hanya sekali jatuh hati pada seorang wanita dan itu berlangsung tidak begitu lama. Aku mengerti rasanya patah hati karena kecewa. Aku tidak pernah membayangkan jika kamu hadir dalam hidupku. Sejak kamu bersamaku, aku selalu berpikir seperti apa aku dimatamu? Sudahkah aku menjadi satu-satunya orang yang selalu kamu pikirkan? Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa cinta itu seperti sebuah bisikan melodi yang mengetarkan hati terasa indah dan mampu membuatmu bersenandung . Sekarang aku mulai merasakannya. Baiklah, kemungkinan terbesar yang aku alami saat ini adalah bahwa aku sudah diserang oleh harapan untuk benar-benar mendapatimu dalam pelukanku".

More details
WpActionLinkContent Guidelines