Nelangsa
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2017
puisi-puisi ini lahir dari berbagai musim hati.ada yang ketika bahagia sedang bermekaran,rasa cinta yang mulai berguguran,hati yang seringkali dihujani harapan,rindu-rindu yang mengkristal kemudian turun sebagai salju dibenua kesedihan serta diantara dinginnya kesendirian.tak jarang lahir dari luka yang tumbuh subur di pekarangan hati lalu mengering karna kemarau hidup menggerogoti diri.jangan membenci puisi.karna puisi adalah suara hati yang bergema menghidupi hati.hati yang dirundung nelangsa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAIFA HALUKI??
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Dibalik Diam.
  • ROMANSA KATA
  • sebuah persepsi tentang patah hati
  • ABSURD QUOTES I
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Barisan Penyesalan
  • Light After Darkness  {OHMNANON}
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan

nada itu terdengar hampa sunyi menyelimuti ruang hatiku gambaran paras ayu yang tak luput dari pujaan tetes air mata menemani khayalan akan sebuah kebersamaan namun tak ayal ketika semua berubah menjadi sebuah guratan luka yang tak kunjung pudar sakit tak bisa ku tahan takdir tak bisa ku lawan hanya keikhlasan yang harus kulakukan.. jangan titah aku tuk melupakan biar aku simpan tentangnya sebagai sebuah kenangan yang terindah by: adyatma serkan ramazan

More details
WpActionLinkContent Guidelines