Jejak Sajak Ayah

Jejak Sajak Ayah

  • WpView
    Leituras 4,277
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Capítulos 21
WpMetadataReadConcluída qui, ago 10, 2017
WpInfo
Poesia
Ayah mengambil kacamata dari wadah kotak yang berbentuk semacam dompet. Lumayan tebal. Katanya itu kacamata turun-temurun dari kakek. Dengan bangga ayah memakainya dengan sempurna. Lalu tersenyum dan membuka buku catatan puisinya. Ini tulisan ayah yang ke sepuluh. Ayah memang hanyalah lulusan sekolah dasar. Ia lahir di daerah perkampungam kabupaten Tasik. Keadaan keluarganya yang miskin membuat ia tidak bisa melanjutkan sekolah. Padahal Ayah sangat pandai. Ia menyukai matematika, sejarah dan sastra. Meskipun ia tidak melanjutkan sekolah. Mimpinya tidak pernah padam. Segala macam usaha Ayah lakukan. Pengusaha? Ya. Pengusaha kecil-kecilan yang tidak menentu penghasilannya. Hasil dari perniagaan ia bagi untuk nenekku, uwaku yang hidup menjanda, dan untuk ibuku. Aku selalu antusias mendengar cerita hidup Ayah yang kaya akan petualangan. "Menulislah nak. Tidak ada batasan usia untuk menulis. Anak kecil, remaja, maupun orang yang yang telah lanjut usia. Semua boleh dan berhak. Jadilah orang yang selalu rendah hati dan jangan melakukan sesuatu hanya karena ingin dipuji." Ujar Ayah padaku. Itu pesan terakhir ayah yang sampai saat ini selalu terkenang dalam benakku. Tulisan ini bukan tentang perjalanan hidup Ayah. Melainkan merupakan sebagian antologi puisi yang Ayah tulis selama beliau masih ada. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.
Todos os Direitos Reservados
#5
mimpidanharapan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • »The Love Behind Secrets!
  • TIME will TELL {On Going}
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Dingin (Boboiboy Halilintar X You) | END ✓ |
  • CERPEN (END)
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Another Dimension (The End)
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING

~ Cinta di Balik Misteri. Adalah bayangan yang berjalan bersisian dengan malam. Ia tak pernah benar-benar terlihat, namun terasa menusuk hingga ke relung jiwa. Ia lahir dari keheningan yang tak wajar, dari rahasia yang sengaja tak diungkapkan, dan dari tatapan yang menolak banyak bicara, tapi menyimpan ribuan pertanda. Bukan kata cinta yang diumbar, melainkan jeda panjang, dalam penuh makna yang menyelinap seperti bisikan di balik dinding gelap. Cinta ini bukan pelukan hangat, namun langkah pelan yang mengikuti dari kejauhan, hadir dalam mimpi-mimpi, dan muncul saat kenyataan mulai retak. Sebuah ketertarikan yang tak bisa dijelaskan secara logika, hanya bisa dirasa. Seperti cahaya samar di ujung lorong gelap, yang entah akan menuntun, atau justru menyesatkan. ~ Cinta ini bukan tentang rasa nyaman. Namun tentang waspada, tentang detak jantung yang berpacu cepat bukan karena senang, tapi karena firasat. Dan saat dunia mulai mempertanyakan siapa yang bisa dipercaya.. Cinta itu tetap diam. Berdiri di balik tirai Misteri, tersenyum samar, dan menunggu waktu untuk membuka siapa yang sebenarnya memegang kendali. -Kirana Aileen Inara. @anaalovely4

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo