Dear Satria Tidar

Dear Satria Tidar

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Aku pernah memegang teguh dan menjunjung tinggi sebuah komitmen, meski aku tahu nggak akan ada kata komitmen untuk sebuah hubungan yang belum mendapat kepastian. Papaku bilang, komitmen adalah ketika kamu sudah memulai sebuah langkah menuju sesuatu yang pasti, bukan sebelum memulai langkah. Harapku sederhana, aku hanya berdo'a dari sekian banyak lelaki di bumi ini, takdirku tertulis dia. Tapi nyatanya, jalan takdir tak semulus jalan tol jakarta-bandung. Ketika iman berada pada titik terendahnya, sanggupkah?
All Rights Reserved
#262
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor (New Version)
  • MAS WILDAN [END]
  • Dokumentasi Takdir [SELESAI]
  • cinta yang terlambat
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • Takdir Dalam Do'a
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • Elshanum & Albirru
  • Dia dan Doa

Bagaimana rasa dicintai seorang Gus sedangkan hanya santriwati biasa? Semuanya akan menjadi tentang waktu dan rasa. "Bukankah jauh hari saya katakan untuk menungguku? Beri saya waktu untuk menjadikanmu satu-satunya wanita yang berjalan bersama saya menuju surga." "Aku bisa menunggumu sampai kapanpun kamu datang kembali padaku, tapi apakah kamu bisa meyakinkanku bahwa aku yang akan menjadi ratu di antara banyaknya bidadari surgamu, Gus?" "Lantas mengapa semua ini terjadi pada kita?" "Aku bukanlah wanita yang didambakan mereka, memang sudah semestinya ini semua terjadi." "Putuskan sekarang saja, memperbaiki atau mengakhiri?" Bungkam! Ia tidak tahu harus menjelaskan bagaimana lagi kejadian yang sebenarnya kepada wanita yang dicintainya itu, sedangkan hal yang dituduhkan hanya fitnah belaka. Lantas, wanita itu apakah memilih meninggalkan dari pada memperbaiki? peringkat: #1 zauji #1 zaujati #1 santriwan #1 keikhlasan #1 pesantren #1 ketulusanhati #3 amor

More details
WpActionLinkContent Guidelines