HUJAN

HUJAN

  • WpView
    Leituras 1,168
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 28, 2020
[Drama & romance] ON GOING Kisah tentang seorang pemuda dengan cerita gelap masalalunya. Bertahun-tahun ia mencoba untuk berdamai dengan dirinya sendiri, namun sampai detik ini tak pernah berhasil. Dulu sekali, ia bertemu dengan gadis cilik, namun dalam sekejap gadis itu menghilang diterpa hujan. Pemuda itu masih menunggu gadis cilik itu bertahun-tahun tanpa adanya kepastian. Yang slalu berharap bahwa gadis nya akan datang. Seorang pemuda yang slalu menunggu ketidak pastian. Akankah gadis nya itu datang? Atau malah perasaannya itu hilang? Apa ada yang dapat menggantikan gadis itu? Namun, bagaimana jika gadis itu datang disaat sang pemuda sudah menemukan penggantinya? Apakah ia bisa berdamai dengan hidupnya? Apakah kebahagian akan datang menghampirinya sebelum ajalnya? ※※※※※※※※ Datanglah, aku menunggumu aku akan slalu menunggumu. Tapi, jika suatu saat nanti rasa ini hilang. Sungguh maafkan aku. Aku mencintaimu gadis cilik ku. ~Jams
Todos os Direitos Reservados
#259
cold
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Memories in Moon
  • FIZYA
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Let Me Love You Longer
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • ARDHANI [ On-going ]
  • SELF LOVE
  • I Hate Rain
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo