Kelas Bobrok

Kelas Bobrok

  • WpView
    Membaca 12,480
  • WpVote
    Vote 705
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 1, 2018
WpInfo
Non-fiksi
Kelas unggulan. Menurut kalian kelas unggulan itu seperti apa? Biasanya kelas unggulan itu berisi anak-anak cerdas, bertalenta, nilai diatas rata-rata. Dan biasanya di isi sama anak kutu buku, culun, pendiam, sopan dan santun. Bukankah kelas unggulan seperti itu? Tapi itu tidak berlaku di kelasku. Kelasku, kelas unggulan di sekolahku dimana fasilitasnya lebih memadai. Tapi apa jadinya kalau kelas unggulan ternyata di isi oleh makhluk-makhluk abnormal tapi anehnya nilai mereka rata-rata tinggi semua. Kelas dengan beragam tipe makhluk hidup yang tergabung dalam sebuah hubungan pertemanan. Cerita ini didedikasikan untuk teman-temanku. Terima kasih atas waktu 3 tahun kalian. "Pengen ketawa," "Nistain tidak ya? Nistain tidak ya?" "Dia bukan temen gue, sumpah!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#27
humorreceh
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • CANTIKA
  • My Friend and My Bestfriend
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • My Class
  • The Special Class
  • Three Idiot Girls  ✔
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • PERCAYA? [END]
  • No Longer Mate

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan