We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
High Hope

High Hope

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 8, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita pertama yang dibuat berdasarkan pengalaman hidup ≧ω≦ Agak melankolis memang, tapi pernah teralami, mungkin banyak juga yang pernah atau malah lebih rumit, bisa sharing juga. Karena pada dasarnya manusia itu hanya bisa berharap. #kokgaknyambung Oke, selamat menikmati karya saya. Maafkan jika ada kesalahan kata, nama tempat, alur yang gak jelas, dll. Karena saya masih amatiran. ヾ(≧▽≦*)o
All Rights Reserved
#387
japan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ALL ABOUT YOU
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Transmigrasi si bar-bar
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • the magical forest {CH}
  • Faktitius
  • Gus bucin itu milik deyna!! ||end

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines