Story cover for Ayah? by LeeChanSA
Ayah?
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 10
Complete, First published Jun 22, 2017
Family is my Everything..
Ayah, ibu, adek mereka adalah hidupku.
Namun tak ku sangka semuanya akan berubah, hanya karna keegoisan dan amarah semata.

Tapi aku percaya Skenario Allah SWT lebih Indah dari apa yang aku fikirkan.
Ketika ayahku pergi meninggalkan Ibuku, ketika ayahku memutuskan untuk tinggal dirumah nenekku selama 1minggu, 1bulan, 1tahun dan entahlah sampai kapan ia akan kembali..

Ada seorang malaikat jelmaan ayahku yang menyayangiku dan siap menjadi ayahku walau sebelumnya dia bukan siapa-siapa aku.

Dia adalah Appaku!
Appa yang sama seperti ayahku, yang mau mendengarkan segala ocehanku, yang mau mendengarkan curhatanku, dan dia mau memberikan apapun kepadaku karna aku merasakan kasih sayangnya kepada aku itu tulus bak kasih sayang yang diberikan seorang ayah kepada putrinya.

Perbedaan nya adalah Appa tidak mau melihatku menangis, dia selalu menguatkanku, dia selalu bilang 'kau harus KUAT, KUAT dan KUAT nak. Walaupun kau seorang perempuan, namun kau tetap harus menjadi perempuan yang kuat!'

Namun aku tidak pernah melupakan ayahku, biar bagaimanapun dia adalah Ayahku.
Dan aku beruntung mempunyai 2 lelaki hebat dalam hidupku.
Yaitu Ayah dan Appaku.
All Rights Reserved
Sign up to add Ayah? to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Assalamualaikum Cinta by Mufidkhr23
23 parts Complete
Bismillahhirrohmannirrohiim.... Kisah tentang hijrahnya kedua insan yang dilandasi dengan persoalan cinta,agama,wasiat dan juga anugrah Akankah keduanya bisa bersatu setelah taqdir membolak balikkan persaan mereka.... Keduanya di pertemukan dengan ketidaksengajaan yang membuat mereka saling bermusuhan hingga suatu saat takdir mempertemukan mereka dalam balutan dinding pesantren dan perjodohan akankah keduanya bisa menanggapinya dengan ikhlas ataukah sebaliknya..... Allah maha tahu tak mungkin ia mempertemukan kita tanpa alasan yg jelas... Afilza Anastasya Aurora Gadis cantik,cerewet dan manja yg harus menentukan 2 pilihan dari keluarganya untuk melanjutkan masa depannya..gadis berusia 17 tahun ini harus lebih tegas dalam memberikan keputusan yg konsekuensinya sangat besar "Bagaimana mungkin aku dapat memilih antara keduanya...aku tidak bisa memilih pa, semuanya cukup berat untuk ku pilih..." rengek manja filza "Papa tidak mau tau..pokoknya kamu harus memberi keputusan besok malam...antara kamu mau masuk pesantren atau kamu harus papa jodohkan dengan anak teman lama papa..." ucap tegas pak herman..... Muhammad gibran al arif Badboy atau bisa di sebut most wanted di sekolahnya...pria angkuh.usil.bandel ini adalah seorang anak dari kyai besar dan karna sifatnya ia harus mau di asing kan oleh keluarganya karna takut mencemarkan nama baik keluarga.. " abi tidak mau tau...pokoknya kamu harus tinggal di rumah kakek kamu..abi sudah tidak sanggup untuk memperbaiki kamu...kalaupun kamu tidak mau pindah..terpaksa abi akan urus perjodohan yg sempat abi tawarkan padamu"ucap abi hasan kesal Bagaimana kelanjutan kisahnya..ikuti kelanjutannya...read please...dan beri suara anda karna hal itu sgt berharga Maaf jika banyak kesalahan dalam penulisan karna ini adalah untuk yg pertama kalinya
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
Your Beautiful Eyes (END)  by arkhafa
44 parts Complete
Baca dulu 3 part ya, kalau seru maka lanjutkan hehe Happy Reading dan jangan lupa Vote sebelum membaca ya 😇 ________________________________________ Sorot mata yang tajam namun juga indah. siapa sangka aku bertemu lagi dengan mata indah itu setelah sekian lama aku jatuh hati lagi dengan kerlingannya kerlingan mata yang bagaikan senja disore hari Mata itu memang indah namun ada penyesalan mendalam setiap kali aku bertatapan dengannya. Rasa penyesalan yang mendalam dan rasa bersalah yang takut tak termaafkan. Andai kau tau aku telah jatuh hati denganmu, dengan binar mata indahmu Kau adalah penenang bagiku, melihatmu adalah candu untukku. Tapi apa kau akan memaafkan aku Keyra Ulfa Mutiara? Aku mohon jangan pergi lagi dari hidupku Jadilah pelita yang menerangkan hidupku yang penuh kegelapan karena kesalahan. ~Dafa~ Cinta? aku tidak tau apa itu cinta... Aku mendayung sampanku hingga ke tengah lautan Ombak besar sering kali menerjang, Aku sendirian, menghadapi badai yang tak segan menyerang Aku hanya berpegang pada Sang Pencipta Kasih sayangnya menolongku, membawaku menepi pada indah nya pulau Desir angin di pulau itu menyejukkanku Ku temukan seseorang yang begitu sangat membuatku jatuh hati ketika aku melihatnya senyumnya memberikan rasa nyaman tersendiri Tapi bagaimana jika dia yang aku cintai adalah orang yang telah membuatku juga berada di tengah lautan. membuatku menerjang badai besar dengan hempasan ombak tanpa ampunan Haruskan aku memaafkannya dan menerimanya? Oh Allah lapangkanlah hati ini agar mampu mencintainya dan menerima kesalahannya ~ Keyra ~
You may also like
Slide 1 of 10
Home (Completed) (Repost) cover
A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)  cover
Setelah Hujan ( End ✔) cover
Assalamualaikum Cinta cover
ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ] cover
ANA UHIBBUKA FILLAH  (End) cover
Optimus Pater [Completed] cover
SIRAT DUA SURGA cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Your Beautiful Eyes (END)  cover

Home (Completed) (Repost)

61 parts Complete Mature

"Siapa barusan? Kok enggak disuruh masuk dulu?" ayah kini mengalihkan fokusnya padaku. "Teman Yah. Tadinya mau turun tapi aku bilang gak usah, gak enak udah malem," kataku lalu berjalan meninggalkan ayah. "Harusnya suruh masuk dulu, biar ayah tahu kamu berteman sama siapa?" katanya lagi. Aku memutar mataku jengah. Lalu berbalik menghadap ayah. Lalu berjalan mendekatinya. Menggelayutkan tanganku di tangan kekar laki-laki paruh baya yang selalu merasa khawatir padaku, seakan-akan aku ini masih gadis kecilnya. Satu hal yang ayah lupa aku kini sudah berusia 26 tahun dan aku sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. "Ayah, dia itu bukan siapa-siapa! Ayah gak usah khawatir kakak udah 24 dan bisa jaga diri," kataku sambil menggiring ayah masuk ke dalam rumah. Kudengar ayah menghela nafasnya, "Kamu itu permata ayah satu-satunya, harus benar-benar ayah jaga, karena ayah tidak akan memaafkan diri ayah sendiri jika sesuatu terjadi sama kamu," katanya. Aku mengelus lengan ayah, "Ayah gak usah khawatir! Kakak gak akan buat ayah kecewa," kataku lalu masuk ke dalam rumah. Ayah kemudian melepaskan lenganku yang menggamit menutup pintu depan dan memastikannya agar terkunci rapat.