We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Beautiful Dreamer

Beautiful Dreamer

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 24, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Aku bukan orang yang kuat, bukan juga lemah. Hanya saja aku terlalu menikmati segalanya dengan PERASAAN. Tidak! Bukan baper, ini seperti perasaan yang selalu melibatkanku dalam segala situasi. Benci cinta suka duka segalanya ada. Bukankah itu perasaan? Ah sudahlah, sudahi semuanya. Aku masih punya keyakinan pada Tuhan yang membuat semuanya baik-baik saja.
All Rights Reserved
#429
fight
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Happens for a Reason
  • Falling Down
  • JADILAH PASANGANKU
  • JIWA
  • Story About Us
  • baby boy
  • Overdose
  • flashback~
  • BEST LOVE (On Going)

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines