Torauma

Torauma

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 12, 2017
Aku merasa penak dan lelah menghadapi ini semua. Sepintas kulalui sebuah pola pikir pendek muncul begitu saja dalam diriku. Aku ingin menghilang dari dunia, tak lagi mengunjungi sekolah seperti biasanya. Dari sana, aku ingin menatap para kaum pembully, bagaimana responnya jika aku telah tiada. Apa mereka merasa kehilangan karena mainannya telah lenyap, ataupun sedikit acuh dan beranggapan untuk apa memperdulikan seorang pesuruh sepertiku. Dan semenjak kematianku berlalu, beragam hal-hal aneh terjadi pada mereka. Seolah ada pihak lain yang ingin membalaskan dendam. Sehingga kehidupan para pembully selekas aku tiada menjadi jauh lebih mencekam, karena ada "Dia" yang selalu mengamati dari kejauhan, menunggu waktu yang tepat guna melancarkan aksinya.
All Rights Reserved
#186
terror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bertemu dengan Creepy Pasta [Creepypasta x Black Wolf] - Black Wolf Season II
  • The Comedian's Last Laugh
  • Promise or Leave
  • NERD [END ✔️]
  • Psycho Pasta
  • DEVOTEE DEVIL {END} ✓
  • Blood [END]
  • The Price Of Obsession
  • CRIME BULLYING (Lengkap)

Tiga tahun sudah berlalu sejak aku mendapat petunjuk dari laki-laki yang ku cari - Ryan. Tapi... sejak aku berada di German, kabar tentang Ryan menghilang begitu saja. Aku malah bertemu dengan pembunuh-pembunuh berantai yang tidak biasa. Sepertiku... "Selamat datang di mansion-ku, Natasha Bleu. Kau sudah dinantikan." Sambut sosok menjulang yang sangat mengerikan di depanku. "Kau harus menentukan tempatmu, di sana atau di sini bersama kami..." Bisik laki-laki bertopeng biru di depanku. "Aku akan menghormati semua keputusanmu, princess." Ucap Ryan sambil tersenyum. Siapa mereka? Kenapa aku harus menentukan tempatku? Apa... yang sebenarnya terjadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines