Authornya (masih) Go-blog

Authornya (masih) Go-blog

  • WpView
    Reads 271
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 9, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Baca tulisan ini atau tidak, anda tetap akan membuang waktu dengan percuma dalam sehari meski hanya beberapa detik. Tulisan ini tidak menyebabkan hipertensi, sakit jantung dan gangguan pada ibu hamil kecuali jika anda membacanya sambil bernafas diantara kepulan asap rokok. Tulisan ini juga tidak akan menambah pahala anda kecuali anda membaca sambil berpuasa wajib atau sunnah Sejak tahun 199x SM (selama Masehi) penulis belum benar-benar memutuskan untuk menyusun kata-kata pada tulisan ini. Sekian Selamat membaca Jangan di nikmati Ini bukan kue kotakan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GUE CANTIK, LO MAU APA?! (End)
  • Your Review Here
  • that's him
  • Puja Puji Palsu
  • Kata Baper「Quotes」
  • Take a Breath [END] #BJPW
  • My Bad Ify
  • KPOP SALAH GAUL
  • TITIPAN HATI (END)
  • Rintik Hujan

"Mantanku memang dekat, lima langkah dari rumah." Jangan nyanyi, please! Tahu tidak, rasanya bertetangga dengan mantan? Kalau kata Nindi sih, "gamonnya nggak ngotak." Asli tidak enak! Nindi sampai berkeinginan pindah ke Pluto, tapi ingat cara mengurus surat domisilanya sangat susah di sana. Mari baca deskripsinya, mana tau kamu tertarik *** Nindi mati-matian mempercantik diri, merubah diri dari yang awalnya biasa saja, menjelma menjadi gadis cantik idaman semua lelaki. Tidak hanya modal glowing, Sedikit demi sedikit Nindi merubah kebiasaan buruknya, supaya tercipta badan yang ideal. Hal itu ia lakukan semata untuk menarik kembali mantannya, bukan mantan sembarangan. Dia mantan pacar, mantan teman kecil, tetangga dan manusia jahanam yang sulit enyah dari hatinya. Nahasnya, perubahannya membuat dirinya kerap kali dilecehkan oleh laki-laki berhidung belang, yang tak tahu cara menghormati wanita. Agaknya benar kata sahabatnya dulu, "cewek cantik, diam saja menarik perhatian cowok. Apalagi bertingkah." Argh! Masa bodoh! Ia akan tetap bersolek demi memancingnya kembali. Lagian ada-ada saja, mantanan kok, dengan tetangga? Melupakannya pun jadinya susah. Mana tempat tinggalnya dengan sang jahanam hanya bersebelahan, membuatnya mau tidak mau setiap hari bersetatap dengan mantannya. Barangkali, hal itu yang menyulitkan rencana move on-nya. Kesimpulannya, jangan coba-coba pacaran sama tetangga! Kalau tetanggamu menyukaimu, tolak saja tanpa basa-basi! Start tanggal 11 Mei

More details
WpActionLinkContent Guidelines