Tentang Rasa

Tentang Rasa

  • WpView
    Reads 29,024
  • WpVote
    Votes 1,942
  • WpPart
    Parts 109
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jul 24, 2018
Menjadi pengagum rahasia bukan lah hal yang mudah, mencintai tanpa di cintai sungguh kesan yang sangat membosankan. Tapi pembelajaran terhadap diri sendiri pasti lebih berarti, jika mencintai jauh dari dasar hati karena Tuhan. Aku yakini Tuhan pasti memberi hikmah tersendiri pada saat nya Nanti. Ini beberapa karya Imajinasi yang aku tuliskan berbentuk sebuah puisi dan kata apa yang aku Rasa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • Rindu yang berjarak
  • Mahligai Sunyi
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • You are in my past and my future [END]
  • E N I G M A
  • Tanah Sehabis Hujan (Bagian Satu)
  • DikaRanggi

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines