TWINS

TWINS

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 23, 2017
WpInfo
Fanfic
Shi. Itulah panggilanku begitu aku terlahir kedunia. Aku punya satu kakak dan satu adik. Kakakku bernama Kasuo. Sedang adikku bernama Ashe dan dia adalah kembaranku. Aku dan Ashe memiliki wajah yang sama. Identik. Banyak orang sulit membedakan kami saat kecil. Tapi tidak dengan sekarang. Semua orang bisa membedakan kami. Karena kini di wajah Ashe, ada luka bakar mengerikan yang merusak separuh wajah tampannya. Usia kami masih empat tahun saat kejadian itu terjadi. Meski aku masih tak bisa mengingatnya, sampai sekarang. Ibu berkata bahwa saat itu, aku dan Ashe sedang bermain didekat perapian saat musim dingin tengah berlangsung. Tanpa sengaja, kakiku menyandung kaki Ashe yang sedang berlari dan membuatnya terdorong menuju perapian. Ia mengalami luka bakar yang parah pada wajah dan tubuhnya. Adikku harus masuk rumah sakit selama empat bulan. Namun lukanya, terlanjur meninggalkan bekas yang mengerikan. Aku tak ingat kejadian itu. Sungguh tak ingat. Namun sejak saat itu, aku kehilangan senyum dari ibuku. Ia tak pernah lagi menyuapiku makan. Tak pernah lagi mendengar ceritaku. Katanya, ia sibuk merawat Ashe yang terluka karena aku. Katanya, aku telah menghancurkan kebahagiaan adikku. Aku tak lagi merasakan pelukan ibu semenjak saat itu. Semua pelukannya hanya dirasakan oleh Ashe. Ia mendapatkan seluruh perhatian ibu. Juga senyuman dan kehangatan darinya. Mungkin, itulah hukumanku karena telah membuat wajah adikku terluka parah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heaven's Chosen Couple (Naruto x Sakura)
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Can't Break (END) KTH✔
  • Bitter Scar
  • Eliinaa
  • KAIREL [END]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ALL MY WOUNDS

Sejak kecil, aku tak punya siapa-siapa. Tidak tahu rasanya dipeluk ibu, atau ditepuk bahu oleh ayah. Tapi... ada satu hal yang selalu membuatku terus berjalan: cinta pertama-yang bahkan tak kusadari saat itu adalah dirimu. Dulu, aku sering melihat bayangan seorang anak perempuan kecil berlari di lorong akademi. Rambutnya merah muda, langkahnya cepat, dan aku selalu diam-diam tersenyum saat ia lewat. Waktu itu aku tak tahu siapa dia. Tapi setiap kali bayangan itu muncul, hatiku tenang. Bertahun-tahun berlalu. Kami tumbuh dalam kisah yang berbeda-kau mengejar seseorang yang bukan aku, dan aku mengejar pengakuan dari dunia. Sampai perang datang, dan hidup mengubah segalanya. Lalu, hari itu datang. Hari di mana namamu disandingkan dengan namaku-bukan dalam pertempuran, tapi dalam sebuah ikatan yang disebut pernikahan. Sebuah keputusan yang tak pernah kita rancang, tapi harus kita jalani. Kau yang dulu adalah cahaya di ujung lorong. Kini berdiri di dapur kecil, memasak untukku dengan tanganmu yang dulu menyembuhkan luka banyak orang. Tapi kau sendiri menyembunyikan luka yang lebih dalam dari siapa pun. Dan aku... hanya ingin bisa menjadi rumah untukmu. Ini bukan kisah cinta yang mudah. Kau kehilangan terlalu banyak, dan aku... hanya seseorang yang mencoba cukup. Tapi jika kau mengizinkan... aku ingin menjadi tempatmu pulang. ** Masashi Kishimoto © Naruto x Sakura

More details
WpActionLinkContent Guidelines