Thinking Out Loud Rena

Thinking Out Loud Rena

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 24, 2017
Awalnya Rena hidup bahagia bersama Surya. Setelah menikah mereka dikaruniai seorang anak bernama Sabille. Setelah tiga tahun menikah, ternyata Surya mulai berubah. Dia mulai jarang pulang. Sering ada pesan singkat ditelepon genggamnya yang berisikan tentang penagihan hutang yang cukup besar. Surya dilanda ketakutan bila berada dirumah. Karena ada beberapa orang yang datang dan menanyakan Surya dan memberikan surat peringatan penagihan dan pelelangan rumah. Hingga suatu hari Rena menemukan pesan dari Surya bahwa dia pergi dari rumah dan tidak akan kembali lagi. Rena sudah mencari Surya kemana-mana, hingga dia menelpon ke rumah adik kandung Surya, tetapi Surya tidak meninggalkan jejak sama sekali. Saat ada debt kolektor datang dan memberikan jatuh tempo terakhir untuk dia membayarkan cicilan rumahnya. Rena tidak bisa berbuat apa-apa karena Surya sudah menghilang. Rena sangat Shock karena dia tidak memiliki penghasilan, dan sekarang dia harus menghidupi seorang anak yang baru berumur dua tahun dengan tangannya sendiri. Rena menyalahkan Surya untuk semua kekacauan yang menimpanya saat ini. ** Kehilangan Seseorang yang sangat kau cintai itu rasanya sungguh menyakitkan. Bahkan bisa membuat sisa hidupmu menjadi sia-sia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happiness [Completed]
  • Cinta Pertama, Pernikahan kedua.
  • My Triplet Sons
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • May I Love You?
  • GARIS TAKDIR
  • Forced Marriage
  • Ketika Kamu Kembali [COMPLETED]
  • How Far I'll Go (Revisi)
  • The Three Rings With Broken Vows { COMPLETE }

"Nikah sama anak Tante, hutang-hutang almarhum Ayahmu akan Tante dan suami anggap lunas." Kalimat itu terus terngiang di kepala Elin Nafisah. Selama ini uang hasil kerjanya tidak pernah dinikmati sendiri. Ada hutang ratusan juta yang harus ditanggung oleh perempuan 30 tahun itu. Belum lagi ia punya satu Adik laki-laki yang masih menjadi tanggung jawabnya. Semua beban berat harus dipikul di pundaknya yang rapuh. Elin bagai hidup dalam pusaran badai yang tidak pernah berhenti. Entah jalan mana yang akan ditempuh Elin di kemudian hari. Bisakah keputusannya membawanya ke sebuah jalan bernama kebahagiaan? Highest Rank #1 Completed #1 Tamat #1 Love #1 Happiness #1 Married #1 Bahasa Indonesia #1 Pernikahan #1 Pasangan #1 Hutang #1 Marriage #1 Couple #1 End #1 Romansa #1 Selesai #1 Completed #2 Chicklit #3 Cinta #5 Romance

More details
WpActionLinkContent Guidelines