Chocophobia

Chocophobia

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 24, 2017
"Kalo lo gak dapet cewek selama sebulan, lo wajib makan cokelat," Bambang melempar 2 batang cokelat pada Choco, pembantu-eh-sahabatnya. "Gampang, cari cewek segampang beli cokelat." "Alah, bacot lo aja gede. Liat cokelat aja gemeter, mau sok cari cewek," sahutan Bambang disambut geram oleh Choco yang berubah ekspresi seketika. "Guekan udah bilang, dapetin mereka itu segampang beli cokelat."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sunshine
  • Black Swan [COMPLETED]
  • Too Late To Realize (END)
  • Chocolate [Ksj] ✔
  • Zafio (END)
  • Angelista Geavano [Completed]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • AIRIS
  • Overdramatic (END)
  • How to Burn the Bad Boy (END)

"Lo pikir gue bakal nglepas lo gitu aja setelah gue nolongin lo" bisik Nata. "K..kan tadi gue udah bilang makasih, berarti kelar kan?" Nata menggeleng pelan. "Lo harus jadi kacung gue selama sebulan" "What!!! Kacung?! Sebulan?!" "Iya" "Lo pikir gue mau!" Geramnya seraya mendorong Nata, kebetulan Nata tidak menguatkan himpitannya sehingga Adeeva berhasil mendorongnya. "Pasti mau" "Apa yang membuat lo berpikir gue bakalan mau?!" "Karena gue tau kelemahan lo" ~Adeeva Afsheen Myesha~ ~Adinata Aileen Caesar~

More details
WpActionLinkContent Guidelines