Story cover for close your eyes by qonitasyeban
close your eyes
  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jun 24, 2017
Sebuah Tragedi penting yang terlupakan, yang seharusnya ia ingat,ia malah melupakannya.

Hanya dengan menutup matamu dengan kedua telapak tanganmu barulah kamu bisa mengingat kejadian itu.

Kejadian yang seharusnya tak kamu lupakan,camkan itu,Herlina

Karna aku tahu kamu sangat merasa bersalah padaku,tapi tak apa aku bisa memaafkanmu cukup dengan satu kata,Maaf
Karna sebelumnya keras kepalamu telah membuatmu enggan minta maaf padaku -herlena

#106-strong
#13-wrong
#23-afraid
#386-ghost
All Rights Reserved
Sign up to add close your eyes to your library and receive updates
or
#260hate
Content Guidelines
You may also like
PLUTO by DerenxaZilantov
11 parts Complete
Ini kisah ku... Kisah kasih ku dan Ini tentang luka ku. "cinta akan datang pada dia yang masih berharap" Pfft... kata dan makna itu hanya HOAX!!! Menunggu? Hanya menyisakan luka. Berharap? Hanya meninggal kan bekas luka. Menyayangi? Hanya menbuat hati perih. Berawal dari sebuah perkenalan dan berakhir dengan perpisahan. My heart... Tidak akan ada yang akan mengerti dengan perasaan ku. Kepada siapa aku akan bersandar? Kehati siapa hati ku akan berlabuh? Tubuh siapa yang mau melindungi ku? Aku ingin berteriak! Kenapa aku bisa menyayanginya? Bagaimana cara 'tuk berhenti memikirkan nya? terlalu banyak pertanyaan dan pernyataan yang mengisi pikiran ku. Aku selalu meyakinkan hati, bahwa sebentar lagi dia akan tiba. Pahlawanmu akan datang, pangeran mu akan datang menjemput mu, cinta mu akan datang pada pemilik nya. Namun keyakinan itu mulai goyah... Hati Ini sudah lelah menanti, hati ku sudah kadarluasa bila dia sudah mendapat kan karma, dan muncul pertanyaan yang begitu menonjol. LUPAKAN ATAU BERTAHAN? Forget It Or Hang On ========================== Seorang gadis SMA yang baru memasuki kelas XI Ipa 2 mengalami 'First Sight Love' pada saat ajang perkenalan diri. Berawal dari perasaan kagum tumbuh menjadi benih cinta yang tak terelakkan. Bahkan dia sendiri tidak tau kenapa hal tersebut bisa tumbuh. Namun apa jadinya nya jika cowok yang di sukai gadis tersebut hanya bersikap cuek pada nya? Cowok egois itu kadang bersikap memperhatikan gadis itu namun di kala waktu ia menyakiti secara tidak langsung. Pada puncak nya, gadis tersebut harus dihadapkan pada sebuah insiden yang melibatkan teman nya. Ujian untuk keteguhan hatinya. Memilih antara dua pilihan demi ke depan nya. "Membuka hati untuk yang lebih jelas, atau tetap bertahan pada keputusan pertama nya" Dan teman diantara dua pilihan tersebut...
You may also like
Slide 1 of 10
Significant Other | MewGulf Story cover
PLUTO cover
Why ?? 💖Love Him cover
My Beloved Fans cover
Should be Remember  cover
Devaul • completed cover
TERNYATA! ✓[COMPLETED]  cover
HOLE(Hate tO LovE) ✔ cover
Another Me cover
Abi&Amaira(On Going) cover

Significant Other | MewGulf Story

23 parts Complete

"CIUM! CIUM! CIUM!" Mew memelototi Gulf yang kini berdiri tepat di hadapannya, mengancamnya agar tak maju satu langkah pun. "CIUM! CIUM! CIUM!" Teriakan orang-orang semakin keras. "Gulf! Jangan mendekat! Awas saja kau!" ancam Mew masih dengan tatapan tajamnya. Gulf tersenyum getir ke arah orang-orang di bar itu yang tidak lain tidak bukan adalah teman satu kantornya. "Kau pikir aku mau menciummu? Ini semua karena kau yang tak mengerti cara bermainnya sehingga kita jadi kalah, dasar payah!" timpal Gulf kesal. "Kau juga tadi ketahuan kan! Dasar payah!" lawan Mew tak kalah kesal. "AYO CIUM! JANGAN CURANG! INI HANYA PERMAINAN!" teriak Run. "Kau dengar, ini hanya permainan. Ayolah, Mew! Aku tak suka terus-menerus jadi tontonan seperti ini," ujar Gulf seraya mendelik malas. Mew menatap Gulf ragu. "Gulf kita pasti akan jadi ejekan satu kantor, aku tak suka jadi bahan pembicaraan orang!" kata Mew bersikukuh menolak. "Ck! Biar saja! Ini hanya permainan! PER-MA-IN-AN!" Cup! Bibir kedua insan itu bersentuhan untuk beberapa detik. "AAWWWWW!!" Teriakan semua orang dalam bar seketika memenuhi ruangan mengalahkan suara dentuman musik yang keras. Mew menatap Gulf sinis seraya mengelap bibirnya. Gulf mengedikkan bahu tak peduli. . . NO KISS BETWEEN FRIENDS. Saat kau mencium temanmu, detik itu pula kalian bukan teman lagi. . . Cerita perjalanan Mew dan Gulf yang saling menemukan.