Ternyata Kamu

Ternyata Kamu

  • WpView
    Leituras 84,955
  • WpVote
    Votos 6,020
  • WpPart
    Capítulos 38
WpMetadataReadConcluída ter, ago 14, 2018
[ S E L E S A I ] Tahun ini adalah tahun kelulusannya dari bangku Sekolah Menengah Pertama. Karena itulah, sekarang ia berada didepan gerbang Sma Pancasila dengan seragam barunya, putih abu-abu. Setelah 3 hari sebelumnya mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa. "Bismillah." lirihnya. Ia mulai melangkah melewati gerbang lalu menuju mading yang sangat penuh dengan anak-anak baru seperti dirinya. Tujuan mereka sama, ingin melihat nama mereka tertera dikelas mana. Karena pengumuman kelas memang dipasang dimading. Ia berdesakan dengan murid lainnya. Menyelipkan tubuh kurusnya hingga berada tepat didepan mading. Ia mulai menunjuk dengan jarinya, kertas pengumuman dari kelas X-1 dan tersenyum tipis saat melihat nama salah satu sahabatnya tertera di absen ke 10. Lala Shabila. Lalu ia mulai memperhatikan lagi hingga telunjuknya berhenti tepat diabsen ke 15. Putri Olivia W. Ia mengucap syukur didalam hati. Kemudian gerombolan dimading yang semula berisik menjadi hening membuat Oliv heran lalu membalikkan badannya. Ternyata mereka hening karena sedang memberi jalan untuk para senior yang terkenal dengan kenakalannya. Oliv heran, orang seperti mereka buat apa disegani sampai segitunya? Yang lain mundur layaknya mempersilahkan pangeran lewat. Berbeda dengan Oliv yang melipat kedua tangannya lalu menatap dingin ke senior yang berjalan paling depan. Merasa tidak dihormati, cowok itu melangkah dan berhenti tepat didepan Oliv. "Lo siapa berani ngehalangin jalan gue?"
Todos os Direitos Reservados
#4
akuelalala
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Matcha ✔
  • Ms Careless and Mr Perfect (Tamat Di KBM dan Karyakarsa)
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • Story Of School
  • Sweet Banana Cold Pudding [SUDAH TERBIT]
  • Senandung cinta untuk Alyssa(end)
  • GANJIL & GENAP

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo