Story cover for Butterfly Effect by ekspedisieuforia_
Butterfly Effect
  • WpView
    Reads 110,134
  • WpVote
    Votes 4,389
  • WpPart
    Parts 79
  • WpView
    Reads 110,134
  • WpVote
    Votes 4,389
  • WpPart
    Parts 79
Complete, First published Jun 26, 2017
Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi.

Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya.

Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa.

UPDATE TIAP JAM 7 MALAM
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Butterfly Effect to your library and receive updates
or
#40butterflyeffect
Content Guidelines
You may also like
Perihal Sandwich(End) by dimsumentai
40 parts Complete
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
Collision Course  by Jaesalee06
17 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
You may also like
Slide 1 of 9
Perder El Amor cover
When his name is cover
Sampai Kita Jadian - Love on Repeat cover
Perihal Sandwich(End) cover
Menghitung Hujan (Markhyuck) cover
who do i love ? cover
Collision Course  cover
Geng Bratadikara (TERBIT) ✓ cover
8 LETTERS [chenle-ningning] cover

Perder El Amor

6 parts Complete Mature

Di malam yang dingin.. Rembulan pun enggan memperlihatkan dirinya, hujan disertai angin kencang dan suara petir yang memekik telinga Seorang wanita duduk tersimpuh dilantai marmer putih dingin, rambut panjang terurainya menghalangi wajah cantiknya yang terdapat noda merah di pelipis kirinya dan bekas pukulan yang membiru. Keadaan dirinya sedang berantakan dan hatinya remuk tak berbentuk, ia menangis tersedu-sedu meratapi hidupnya yang kini sirna. She loving him, but... "Aku menikah denganmu, hanya mengikuti permintaan orang tua ku, bukan karena aku mencintai mu!. Jangan harap kau, kalau aku mencintaimu" ucap seorang pria "..." "Yang ku lakukan selama ini, tidak ku dasari dengan cinta, sayang dan apapun itu. Ku hanya menganggap kau sebagai manekin hidup yang tak berarti!" ucap pria lagi Hati wanita itu bagai di hujami belati dan hancur seketika, ia terus menangis tanpa henti menahan sakit hatinya dan fisiknya "Dan apa itu cinta? aku tidak mengenalnya and never knew about that!" lanjutnya Pria itu tersenyum miring sembari mengangkat dagu wanita itu untuk bisa menatap dirinya "Ckck cinta" "BULLSHIT" ucapnya sambil tertawa di depan wajah wanita itu 'Sakit hati yang tidak bisa di deskripsikan dengan kata-kata, ucapannya bagaikan ribuan belati yang menghujami diri ini. I Love him, always' -Alejandro Castillo Zhelobovskaia -Rhea Farheen