Riona
  • WpView
    Membaca 2,592
  • WpVote
    Vote 604
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadLengkap Sel, Jan 22, 2019
[TAMAT] Kehadirannya yang sementara tak serta memenuhi keseluruhan aku. Tapi saat pertama kali bertemu dengan dirinya di lapangan basket selepas pulang sekolah, ada saja ruang kosong yang membawa makna lain jika melihatnya. Sangat klise, memang. Mau gimana lagi? Senyum ini ku pastikan tidak akan memudar, Sebab melihatnya saja membuat hatiku berantakan. RIONA © Copyright by archienaa2019
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
letmeknow
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Adore Him [Completed]✔
  • In My Dream (Selesai)
  • Rainy Day (complete)
  • Something About Feeling
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • PEKA
  • Semu [Completed]
  • Serendipity
  • I LOVE RAIN🌧

[Private some chapter and ending. Follow me first for comfortable reading. Thanks!!] Hah! Dia terlalu sempurna. Meliriknya saja mungkin aku tak pantas. Lihatlah! Bahkan senyumnya lebih hangat dari matahari pagi. Wajah dengan lekuk sempurna itu juga terbingkai rapi. Mata yang keren, alis keren, bulu mata keren, dahi keren, pipi keren, bibir keren, bahkan lubang hidungnya pun juga sangat keren! Hah! Pokoknya, semua yang terpahat padanya pasti keren. Dan aku? Aku hanyalah keran, keran air tepatnya, bukan keren seperti dia. Ah! Menyebalkan bukan? Tapi, bukankah setiap orang berhak untuk mengagumi siapa saja? Bukankah setiap orang berhak mencintai siapa saja? Ah iya! Emansipasi. Iya emansipasi! Baiklah, aku akan maju satu langkah!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan