MENGEJAR MATAHARI

MENGEJAR MATAHARI

  • WpView
    reads 13
  • WpVote
    Stemmen 2
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, jun. 27, 2017
Sepucuk cerita senja terukir manis di ingatan tentang bagaimana senyumannya terbentuk meski bukan untukku. Pantulan sinar mentari selalu melukiskan setiap lekuk rupawannya walau hanya bisa ku nikmati dibalik bilik kesenyapan. Ini seperti hukum alam mu, sekencang apapu bumi mengejar matahari. Maka semakin menjauh lah dia, tapi. Matahari tetap setia pada tempatnya, memandang bumi dengan kehangatan yang ia miliki. Tanpa berfikir jika sang bumi akan mendekat dan menjadi milik pagi, siang, dan senja...
Alle rechten voorbehouden
#859
matahari
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Hae, Senandika | Haechan ✓
  • Renjana [COMPLETED]
  • MATAHARI 🌻(Lanjut di Book MATAHAHARI🌻- II)
  • Awan Abu-Abu [END]
  • Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)
  • Matahari dan Malam • Lee Haechan
  • Senja Termendung
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • Senja
  • Eternal Flutter (SIDE STORY) ✓

Potongan kisah singkat tentang kehilangan, rela, dan ikhlas. Matahari yang telah terbenam itu masih menyisakan sinar, untuk menghangatkan dunia yang telah ia tinggalkan. Meski kini ia telah terbenam, sinarnya tetap abadi. Meninggalkan, tetapi tidak membiarkannya sendiri. Seperti Dika, Senandika Abayomi. Di sini, aku akan menceritakan sosok secerah matahari tersebut kepada kalian. Note: Karena list chapter berantakan, aku akan kasih tau urutannya. Yaitu: Pengantar, Hae lalu 1. Senandika dan Mataharinya. Sisanya udah benar ya :) Selamat membaca!

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen