MY HEART
  • WpView
    LETTURE 784
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, lug 30, 2017
Kalau Cinta punya kekuatan, kenapa kamu lemah dalam sikapku? Kalau Cinta punya tujuan, kenapa kamu masih main main sama harapan? Kalau Cinta hanya ilusi, kenapa kamu mengatakan "Cinta" untukku? Kalau Cinta mu memilih yang tulus, mengapa masih saja menggoda yang lain dgn serius? Kalau Cinta hanya biasa, mengapa seluarbiasa ini cintamu? Kalau Mentari saja akan terang saat siang, mengapa saat aku jatuh, kamu memberi aku untuk hujan, bukan kah air itu ungkapan jatuhku? Atau kah pemberian sakitmu? Terimakasih Cinta, kamu memberi aku arti mengerti, memahami, dan menyayangi. Kalau pun suatu hari nanti aku dan kamu lenyap ditelan penggoda, ingatkah.. Tidak mungkin tidak ada takdir yang menemukan kita lagi..💔
Tutti i diritti riservati
#45
gombal
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Penikmat Rindu
  • 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝐵𝑒 𝐴𝑙𝑜𝑛𝑒 ||𝑺𝑬𝑳𝑬𝑺𝑨𝑰||
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • " To Love ,To Lose "
  • Because I'm Stupid (End)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Maaf' (Revisi)
  • Memories in Moon
  • Tiga Belas Misi ✔️

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti