Phytagoras

Phytagoras

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Amrizal adalah laki-laki pemalu yang bercita-cita menjadi pemain bola profesional. Anto merupakan laki-laki puitis yang wajahnya di bawah standar. Dan, Bram, laki-laki berbadan atletis yang menyukai pelajaran matematika. Walau otaknya pintar, tapi kelakuannya idiot. Mereka bertiga dipertemukan di kampus dengan jurusan jurnalistik. Perbedaan sifat satu sama lain, tidak menjadikan mereka berbeda. Malah yang ada menjadikan mereka kompak, untuk menjerumuskan ke dalam suatu masalah, dan semuanya hampir tidak bisa diselesaikan. Setiap ada Amrizal, pasti selalu ada Anto dan Bram. Setiap ada Anto, pasti selalu ada Amrizal dan Bram. Setiap ada Bram, semuanya pasti kacau. Mereka mempunyai motto: bersatu kita bertiga, bertiga kita bersatu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KOPI SUSU Latte
  • CHARMOLYPI [χαρμολύπη] || END✓
  • The Power Of 4 Friends:𝐿𝑖𝑓𝑒 𝐼𝑛 𝑆𝑐ℎ𝑜𝑜𝑙
  • TIGA MERPATI
  • Horibble Woman (END)
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • The Quest Of Love [Re-upload]
  • Bucin Ala Al [END]
  • parfum (TAMAT)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

Sebuah cerita beromansa komedi sepasang sahabat yang selalu dikira sepasang kekasih. Berawal dari perkenalan saat menghadiri sebuah pesta ulang tahun seorang teman, berbincang banyak hal random, dipertemukan kembali dalam kelas yang sama sampai pergi berdua ke kafe. Mereka adalah Liam si tukang usil dan Arum si gadis bawel nan galak serta kedua teman dekat mereka; Vinsa dan Arvin yang menambah warna dalam kisah mereka. Tidak ada hubungan khusus diantara keduanya. Tidak ada hubungan yang dikatakan CINTA diantara mereka. "Apa kalian berkencan?" pertanyaan yang selalu ditanyakan kepada Arum bagaikan makanan sehari-hari dan selalu dijawab, "Tidak mungkin." Benarkah tidak ada sesuatu diantara mereka? "Bagaimanapun persepsi orang yang menjalani adalah kita. Just ignore them and trust yourself. Be brave and confident"

More details
WpActionLinkContent Guidelines