[SS • 4] - Pensil

[SS • 4] - Pensil

  • WpView
    Reads 413
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 7, 2017
[Stationary Series • one shot] "Ada yang punya pensil dua, gak?" "Disya punya nih, Dan!" Dany tahu kalau Disya punya, tapi dia tetap mencari ke temannya yang lain dibandingkan harus meminjam punya Disya. "Ih dibilangin Disya punya juga." "Udah kenapa, Mil. Udah tahu Dany gak mau berurusan sama apapun tentang gue." Ya, itulah kisah Disya dan Dany yang bermula dari sebatang pensil. Copyright ©2017 by Putriayuningtyasxx
All Rights Reserved
#140
pensil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Longer Mate
  • ALVANSA [Completed]
  • Friendship In Love
  • [Badass #2] Hot Guest ✔
  • ALESYA (END)
  • LOVES ALL OF YOU (COMPLETED)
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • ON SIGHT (Completed)

[End]"Adya, ambilin handuk dong!" "Kok nyuruh mulu sih, emang gue babu lo?!" "Lha, emang bener kan?" ●○●○●○●○ Kala itu, Alino sedang senang-senangnya hidup songong, Alino bahkan berkata seperti ini pada Adya, "Pokoknya kebutuhan Gue harus Lo yang siapin, karena Lo pembantu Gue." Meskipun kesal, Adya tetap tersenyum menanggapinya. Dan ada saat dimana Alino cemburu, ketika Adya lebih senang memperhatikan gebetannya daripada Alino sendiri, karena alasan itulah Alino akan lebih manja lagi. Tapi ada hari dimana Adya menyesal mengenal Alino, karena laki-laki itu menciptakan kisah yang tak Adya suka. ## "Untuk kali ini aja gue mau egois dalam hidup gue, tolong jangan pernah pergi ninggalin gue, Ra." -A "Gue lebih suka cerita cinta yang berakhir bahagia, karena meskipun kedua tokoh itu mengalami masalah, pada akhirnya mereka tetap hidup bersama." -A "Gue gak bisa untuk sekadar nangisin Lo, Lo terlalu jahat untuk Gue tangisin." -E ## Follow instagram »-> @ptr._.heree Copyright©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines