Let's Not Falling In Love

Let's Not Falling In Love

  • WpView
    Leituras 142
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, set 20, 2018
"What? Godaan?" "Yes," "Permainan macam apa ini?" "Permainan dimana aku menggodamu, sementara kamu menggodaku lalu kita tunggu siapa yang jatuh cinta lebih dahulu." "Ini gila," "Jadi kamu takut?" "..." "Dasar pengecut-" "Shut up, if this is what you want, let's play. " "Let's not falling in love" ** Berawal dari jumat sore di teras rumah sewaan milik perempuan berambut sebahu bersama sahabat pacarnya dan seloyang pizza yang menemani, munculah ide permainan. Permainan milik mereka berdua. Milik laki-laki penakut, namun bijaksana. Milik perempuan berani, namun ceroboh.
Todos os Direitos Reservados
#17
affairs
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Love Is You (Tamat)
  • Naughty Nanny
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]
  • House Of Love (FF JIMIN BTS)
  • Viona Allexa Miller
  • Hanya aku yang menyukaimu
  • DIKANESHA
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo