Philophobia

Philophobia

  • WpView
    Reads 994
  • WpVote
    Votes 305
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
Tentang dua orang yang memiliki phobia jatuh cinta yang sama, tentang semesta yang melukis kisah di antara keduanya. Cerita tentang luka, kebahagiaan, dan kisah cinta yang tidak biasa. Reinhard Anggara, cowok jenius blasteran China-Indonesia dengan sejuta pesona dan karisma mengaggumkan yang ia miliki, mampu menjadikannya cowok yang dicap sebagai cowok most wanted di SMA Bintang. Punya wajah baby face sih, tapi sayangnya ia memiliki sifat yang dominan dingin dan cuek serta irit bicara. Tidak hanya dicap sebagai cowok most wanted, ia juga dicap sebagai cowok yang sulit untuk ditaklukkan. Berbeda dengan Airin Putri, ia adalah seorang cewek yang bisa dibilang cukup ekspresif. Baik dan juga cantik. Entah sudah berapa banyak cowok yang menyatakan cinta padanya, namun sayangnya yang mereka terima hanyalah penolakan darinya. Ia takut jatuh cinta, takut juga pacaran. Entah kenapa ia jadi separanoid itu. Airin memang tipe orang yang sulit jatuh cinta, tapi jangan tanya ada berapa banyak idolanya yang ada di Korea sana. Mudah mengagumi bukan berarti mudah pula untuk mencintai. Karena perasaan kagum dan cinta adalah dua hal yang berbeda. - Airin Putri [DO NOT COPY MY STORY PLEASE!] *Jika ditemui penulisan yang tidak sesuai PUEBI, atau ada kata yang 'typo' mohon dikoreksi.*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • Your Crush | Eunwoo • Jisoo |
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • SEKASA [COMPLETED]
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • Coretan Takdir Kertas Origami
  • AIRIS
  • Oh Tidak (END)
  • Airin dan Kisahnya
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines