Two Hearts One Love

Two Hearts One Love

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2017
Tiffani Ariella. Gadis mungil yang menyukai temannya sendiri sejak kelas 3 SMP. Akbar Fabrizio. Hanya Akbar Fabrizio lah yang bisa membuat Tiffani tak berdaya, hanya Akbar lah yang bisa membuat hati Tiffani seperti sedang ada pesta, hanya Akbar lah yang bisa membuat Tiffani bahagia, senang, sedih, disaat bersamaan walaupun tak terbalaskan. Azka Vannicko. Murid baru di SMA KEPASTIAN yang mempunyai sikap sangat sangat menyebalkan. Ia menjadi teman baik Tiffani sampai sampai menaruh hati pada Tiffani. Disaat Tiffani mencoba untuk move on dan mulai mencintai Azka dan disaat itulah Akbar mulai menyadari bahwa dirinya menyukai dan mencintai seseorang yang tak lain Tiffani.Temannya sendiri. Akankah Tiffani tetap mencintai Akbar atau berhenti dan merelakannya agar berbahagia dengan yang lain? Apakah Tiffani menyadari bahwa ada seseorang yang mencintai dengan tulus? Atau akankah Akbar mulai menyadari dan mencoba mencintai Tiffani? Akankah Tiffani bersatu dengan Azka? Atau dengan Akbar? Akankah cinta bertepuk sebelah tangan akan ada masa kadaluwarsa nya?
All Rights Reserved
#31
late
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • LOVE STORY (END)✓
  • Aku, Kau, dan Dia (Completed)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Because I'm Stupid (End)
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Rahasia Hati [On Going]
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines