Cerpensmara

Cerpensmara

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Cerpensmara adalah sebuah akronim dari Cerpen Tuna Asmara. Ini merupakan antologi kedua, setelah sebelumnya Tuna Asmara mengeluarkan terbitan antologi puisinya. Cerpensamara berisi cerpen dengan berbagai jenis tema yang diusahakan semenarik mungkin untuk mengelitik perasaan si pembaca. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih terdapat banyak kekurangan pada tiap karangannya. Mohon apresiasi yang layak. Best Regards Tuna Asmara, 2017 [02:06]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setapak Hitam Putih ✔ (SUDAH TERBIT)
  • Dongeng Sebelum Tidur
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • Antologi Pelangi di 9 Februari
  • Kumpulan Cerpen Dan Prosa
  • Ini Kacamata_Nya Bukan Kacamata Mu
  • IN LOVE: KUMPULAN CERPEN
  • BILIK PESANTREN-KU
  • Seuntai Rasa
  • Keluarga Cemara

Penulis-penulis Gubuk Elegi yang tinggal menyebar di seluruh Indonesia setuju untuk menyatukan kembali serpihan-serpihan puisi dan cerpen yang pernah ditulisnya dengan bermacam-macam genre. Kami berharap pembaca mendapat kesan yang syahdu ketika menikmati buku ini. Terima kasih telah mau membaca aksara ini dengan khusyuk, semoga masuk ke relung kalbu pembaca paling dalam. Ini adalah buku pertama dari kumpulan puisi dan cerpen Gubuk Elegi. Tulisan-tulisan yang disatukan telah disusun oleh Nanda Syaputra, Instagram: (@en3ste), yang bekerja sama dengan pendiri Komunitas Gubuk Elegi, Devi Lestari, Instagram: (@devii_lestarii08). Kesempurnaan tidak lengkap tanpa adanya kebersamaan. Oleh sebab itu, selayaknya ruang kebersamaan dalam komunitas ini dapat dimanfaatkan untuk memberi juang kepada penghuninya agar dapat mengulek kata seindah matahari yang terbit hingga senja menyambut perpisahan dalam kebersamaan. Namun, karya ini adalah warna yang pernah membekas di hati mereka. Mereka pernah di sini. Hati mereka tidak pernah lari lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines