LITTLE BEAR (Seola x Wonho)

LITTLE BEAR (Seola x Wonho)

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 29, 2017
Seola.... Nama yang pertama kali di dengar oleh Wonho member boyband Monsta X kala ia bertanya kepada temannya, "Siapa gadis itu....?" Seorang gadis berambut hitam, dengan panjang sepinggang. Mata yg bulat dan jernih ketika ia sedang tersenyum. Tubuh yang ideal jika menjadi seorang perempuan. Terpancar keceriaan setiap kali ia berbicara. Membuat siapapun yang ada di dekatnya akan tersenyum senang mendengar apa yang diucapkan gadis bernama Seola itu. Kenapa baru sekarang Wonho menyadari bahwa ada teman satu agensinya yang mampu membuatnya penasaran? Kemana Wonho selama ini? Atau hanya karena Wonho yang tidak pernah peduli dengan teman satu agensinya? Kurasa tidak.
All Rights Reserved
#157
wjsn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔]  Selene || Soonhoon (BxB)
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • [MONSTA X FF] 101 Ways To Be Boyfriend-able
  • ABISATYA | END
  • SELLATHAN (On Going)
  • Will We? | Wonho (Monsta X) & Seola (WJSN)
  • Stairway to Heaven [CheolHan]✓
  • LIGHT A FLAME | JEONGCHEOL
  • My Enemy, Saranghae!... [END]
  • X

[Completed] "Apa yang kau cintai itu hanyalah mitos belaka, bukalah matamu dan lihatlah kenyataan! Kau tidak hidup di zaman batu lagi!" "Dasar anak aneh, masa kau lebih mencintai dongeng hayalan negri barat itu daripada sejarah negaramu sendiri? Kau itu tinggalnya di Korea, bukan di Yunani" "Kau terlalu banyak berkhayal!" *** Kwon Soonyoung adalah seorang pemuda yang terpukau oleh mitologi yunani. Dan ia sudah kenyang dihina belum lagi disindir oleh teman-temannya hanya karena hal itu. Kehidupan pribadinya pun tidak lebih baik daripada kehidupannya di sekolahnya, sang ayah sangatlah kasar dan semena-mena, kerap kali pria tua itu menghadiahinya memar dan luka di sana-sini. Di hari dimana ia memutuskan untuk mengakhiri episode dalam hidupnya, sebuah keajaiban terjadi. Dihadapannya kini tampak seorang pemuda berambut keperakan yang bercahaya ditengah gelapnya malam. Pemuda itu mengulurkan tangannya dan berkata. "Namaku Artemis dan aku membutuhkan bantuanmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines