Bodohnya Diriku

Bodohnya Diriku

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 30, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu jahat Andra..," tangis Nadia menyelimuti ruang kamarnya. Bagaimana jika orang yang akan menjadi pasangan hidup kita membatalkan pernikahannya hanya dengan sebuah pesan teks yang dikirimkan untuk Nadia?. Sakit, menyedihkan.
All Rights Reserved
#4
likes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • Dijodohkan dengan Adik Suamiku
  • DIA KEMBALI (Completed)
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Not Like The Movies
  • Mencintaimu Dalam Doa | END
  • [3] Bukan Pra Nikah ( Sudah Dibukukan )
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines