My Butterfly

My Butterfly

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2017
WpInfo
Fanfic
BTS
Jika ada perpisahan kemungkinan ada pertemuan. Tetapi kita tak tahu apa yang akan terjadi ketika pertemuan itu datang__( Kwon Nabi ) Dari arah yang berlawanan bus perlahan berhenti di tempat perhentian di sisi halte. Para penumpang mulai keluar dari bus dan di lanjut yang masuk dengan teratur. "Nabi-ah cepatlah bus akan segera melaju."Seru Ny. Kwon dengan berteriak agar terdengar karena bus akan segera berangkat. "Nde eomma."Teriak Nabi juga tak kalah kencang. "Baiklah aku harus segera pergi bye Yoonhi~ Kookie."Perlahan Nabi mulai membalikkan badannya hendak pergi, namun ada sebuah tangan yang mencegah sehingga ia berhenti berbalik dengan tatapan bertanya pada yang menahannya. Orang yang tadi menahannya meraih tangan Nabi dengan terburu lalu memberikan sebuah kotak kecil.Nabi hanya memandang kotak kecil itu dengan tersenyum senang. "Tok. Tok" jendela bus terdengar memaksa di dengar oleh orang di luar. Nabi pun menoleh. Ia harus segera pergi. "Terima kasih." Ia berlari memasuki bus dengan bergegas karena memang bus akan segera melaju. Menempati kursi yang sudah di sisakan oleh orangtuanya Nabi masih saja melihat ke luar untuk melambaikan tangan pada kedua sahabatnya. Bus terus melaju dengan kecepatan standar menjauhi halte yang tadi ia berpisah dengan kedua sahabatnya. Setelah serasa kedua sahabatnya sudah tidak lagi terlihat ia kembali berbalik membetulkan dududknya. Dilihatnya kotak kecil yang lucu itu lalu perlahan ia buka. Cantik. Sebuah gantungan kunci berbentuk kupu kupu dengan warna yang ia sukai membuatnya senyum-senyum sendiri. "Makasih Jeon Jungkook aku tidak akan melupakanmu" serunya sambil menutup kembali tutupnya memasukkan kembali hadiah nya dengan tenang.
All Rights Reserved
#536
rapmonster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dandelions
  • Ꭺᖯᥲᥒg-yj
  • how could it be? (V bts fanfiction)
  • Silence [END]
  • Our Jungkook (bts fanfiction)
  • SWEET NIGHT [Completed ✔️]
  • My Illegal Love

Jeon Jungkook meraih tangan sang gadis yang tengah menyelamatkan dari tebing jurang. "Hold my hand". Teriak Hana meraih tangan jungkook. Selama 3 bulan ia harus menetap di negara Switzerland, maka selama itulah Hana harus menyanggupi keperluan dan kemauan Jungkook karena pria itu kerampokan saat menaiki taxi. Hana tidak akan mau menuruti seluruh kemauan Jungkook, jadi sebagai gantinya pria itu harus rela bekerja sesuai kemauan Hana. Mulai dari petani tomat, membersihkan kandang kuda dan bahkan harus rela menemani Hana kemana pun untuk menjual lukisan gadis itu. Hana dan jungkook selalu cekcok dan memiliki pemikiran yang terbalik. Jungkook yang terbiasa membeli apapun karena terlalu banyak uang nya, sedangkan disini ia harus menahan semua itu. Walaupum Jungkook meminta ganti saat berada di Korea tapi tetap saja Hana tidak menerima hal itu. "Kau lambat sekali, dasar lemah!". Oceh Hana menatap jungkook membawa rumput-rumput yang sangat lambat jalannya. "YAK!, Aku ini manusia pasti bisa lelah eoh". Hana melengos langsung masuk kedalam rumah tanpa menghiraukan Jungkook yang langsung melempar kan rumput itu ke depan sang kuda. "Lihat lah tangan ku, aigooo manager Sejin pasti akan marah. Ck!, Bagaimana bisa aku hidup menyedihkan disini!". Jungkook meratapi kehidupan nya disini. Ia selalu menjadi bahan suruhan Hana, sampai Jungkook sendiri menjadi gondok menghadapi gadis gila ini. "Dasar penyihir!". Sampai tiba saat nya, dari kebencian, kekesalan yang Jungkook alami di sana. Ia menjadi merasakan ketergantungan hidup bersama Hana, selama 3 bulan akhirnya Jungkook merasakan jatuh cinta pertama kali saat bersama gadis ini. . . . . . . Jeon Jungkook Park Hana

More details
WpActionLinkContent Guidelines