The Right Journey

The Right Journey

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 16, 2017
Namaku Whitney Carson. Sejak kecil aku dan kakak perempuanku, Elina, tinggal bersama kakek dan nenek di Stockholm Swedia karena dad dan mum harus pergi ke London untuk suatu urusan. Aku mempunyai sahabat yang sangat dekat denganku sejak kecil, Pauleta Simson, aku biasa memanggilnya Paul, dan Agaton Isaac. Aku tidak pernah menyadari bahwa kehidupanku akan berubah drastis sampai aku tahu bahwa keluargaku mempelajari agama islam dan tidak lama mulai resmi memeluknya. Sejak itu aku mulai asing dengan keluargaku sendiri, aku menjadi tertutup dan tidak peduli. Aku bahkan mulai mengonsumsi minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Aku merasa kalut. Sahabatku, Paul, sangat tidak menyukai islam karena alasan tertentu. Dan aku tidak tahu bagaimana cara mengatakan tentang ini padanya. Aku mulai menjauhi keluargaku. Dan kedatangan Stuart Strickland membuatku membenci keluargaku, terutama pamanku, Mustafa Khan. Aku merasa depresi, apalagi saat aku tahu bahwa Paul mulai curiga padaku. Namun, saat akhirnya aku menemukan titik terangku, pada saat yang sama pula kehilangan demi kehilangan mewarnai kehidupanku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • Write the story with you
  • Fanny
  • Untuk Lorraine dari Jihad
  • My Protective Brothers
  • The Target Man
  • About Memories [END]
  • Andai Di Surga Ada Cinta
  • SENJA UNTUK ALESHA

menceritakan seorang gadis yang tak pernah dianggap oleh orang tua kandungnya sendiri. Namun gadis tersebut tidak pernah membenci melainkan ia selalu sayang dan mencintai mereka dengan tulus Heh...anak pembawa sial.."ucapnya "Mau apa kamu'' ucapku santai berpura pura tak peduli dengan kata-katanya "Gue benci sama Lo yang udah dapat kasih Abang iz sama bang rey sementara gue gak bisa dapat itu mending Lo mati aja deh"ucapnya sambil mendorongku hingga jatuh tersungkur "Awwss..shhh"ringisku karna tanganku terluka "Dasar lemah baru segitu aja udah kesakitan payah.."ucap salah satu dari mereka "Mau kamu apa sal? Belum puas kamu mendapatkan kasih sayang bunda sama ayah yang nggak bisa aku dapatin"ucapku dengan menatap manik matanya. bagaimana kisah selanjutnya? akankah endingnya bahagia ataupun sedih🥀. hanya author yang tauu Jan lupa baca, comment and follow yahh💙 happy reading guys:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines